Akang-teteh, barang kali mau mampir ke substack kakang, menulis terkait sepak bola diluar teknis 2x45 menit dengan tulisan ala kadarnya. Nuhun.
https://t.co/UKj5KkiyIJ
@tsetiady@don_marrr Memadamkan gerakan dari api paling kecil, sangat mudah, baik dari organisasi manapun yang terafilasi abang-abangan partainya. Mungkin, kita bakal melihat nantinya supporter sepak bola yang ikut mengorganisir gerakan. Semboyan refuse resist organise mulai dibawa supp anti struktur
@tsetiady ngobrol sama @don_marrr mungkin salah satu faktornya gaada yang koordinir gerakan, keresahan masyarakat sengaja dibuat menguap. Bingung, sebab tidak ada wadahnya. Sedangkan tidak ada oposisi, Secara tidak sadar parpol di gerakan itu penting, setiap api kecil langsung dipadamkan.
Kalian tau ga sih, Pak SBY dulu pas jaman
krisis global mau naikin bensin
400 PERAK doank aja dia pidato loh Live di TV2..
beliau minta maaf ke rakyat dengan wajah yg sedih.
Minta maaf berkali2 harus ambil keputusan itu.
Dia juga banyak kekurangannya, tapi sumpah gw kangen dengan pemimpin kek gitu, yg bertanggung jawab, yg punya empati ke rakyat!
Bukan malah denial bilang rupiah lemah ga ngaruh! Rakyat cuma butuh makan, ga mimpi jadi kaya! 4jg 4jg
cc:threadris_kaanisya
@Renalto_23 Scrolling lagi tweet ini, apakah Ederson dapat dibilang Generalis mas? cause TNT bilang dia tidak hanya creator atau destroyer tapi lebih ke all rounder midfield, dan yup, dia B2B midfield dengan kemampuan off the ball yang cukup baik. Bahkan ada yang bilang dia Tonali molde.
@abraak_@The_RedsIndo In this moment, susah ya jadi wasit, terlebih dengan momen dan pressurenya di dalam lapangan, ditambah bias juga kalau harus strict sama LOTG yang mana akhirnya tetep bermuara di keputusan wasit di lapangan.