@tempodotco Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani dari PDIP.
Beliau bilang:
1. Makanan MBG banyak yg basi & warga takut lapor.
2. Fiskal daerah terbatas karna harus pilih prioritas MBG.
Setidaknya untuk saat ini, malang kota pelopor yg menolak MBG via Ketua DPRD Kota.
***
Pernah dengar dari senior.
Ada pekerja sex yang sengaja hamil. Biar harga jualnya naik. Karena emang ada yang punya fetish sama ibu hamil dan bayarannya bisa berkali-kali lipat. Terus kalau udah lahiran. Anaknya "dijual" ke orang yang mau.
Kadang dapat juga yang sistem kontrak. Ke pasutri pengen punya anak tapi nggak mau hamil.
Pas ditanya kenapa alasan kayak gitu. Suami pekerja sexnya yang nyuruh kayak gitu. Mana suaminya nggak kerja, tukang selingkuh, mabok, judol dan residivis.
Udah di edukasi tentang kehamilan berulang dan berdekatan itu berbahaya. Tapi alasannya istri harus nurut suami. Dan merasa juga udah membantu pasutri lain untuk bisa punya anak.
Mama saya sakit ginjal, sudah 4 hari di rawat di ICU RS Hermina Serpong, tidak sadar sejak hari ke 2, kami sudah menghubungi 29 rumah sakit rujukan namun belum mendapatkan juga, apakah ada yang bisa bantu saya untuk mendapatkan rumah sakit yang ada alat CRRTnya dgn BPJS?
@kompascom SOP aparat unik bgt. Mhs nolak MBG disambut barikade kyk mau war. Giliran massa pro MBG turun, eh minim pengawalan udh kyk karnaval. Keliatan bgt mana aspirasi organik & mana yg dpt 'ACC' penguasa 🤭🙈
Fun Fact :
1. Dulu yg dapet THR itu cuma PNS, tapi semenjak pekerja demo Pekerja swasta juga dapet THR
2. Dulu juga jam kerja 16 jam ++ tapi semenjak demo jadi 8 jam.
Macet mu yg dirasa sekarang bisa terkonversi jadi bahagia dan sejahteramu di masa depan.
kat menurut marx, adalah pemuka agama (di eranya adalah gereja), yang membius ketidakadilan dan opresi dari keagamaan.
.
Pemuka agama apapun, jika membius rakyat dari ketidakadilan dan kesalahan penguasa, maka dia adalah penyebar candu.
Bayangin lagi acara keluarga besar pas lebaran, saling sapa. Bapak cium tangan emaknye, bini cium tangan lakinye, ponakan cium tangan uwaknye, bocah bocah bererot cium tangan engkongnye sambil minta THR. Suasana penuh haru, silaturahmi, dan kehangatan.
Eh ada satu pasutri yang keracunan pemikiran sampah, "mari kita bercumbu saja di depan mereka, fuck relasi kuasa" 😂
Love expression aja mesti segala diatur bentuknya gimana, ya terserah masing-masing orang lah!! Yang penting consent dan semua happy, termasuk dalam urusan cium tangan. Ribet amat lu.
@Naandaa27 Entah kenapaa gw malah seneng byk yg rungkad, karena niat awal mereka juga untuk dapetin return sebanyak-banyaknya dari MBG, apalagi dengan skema yayasan plus overinvoice.
Orangtua yg baik pada dasarnya akan terus mengupayakan yg terbaik buat anaknya - terlepas keterbatasan ekonomi yg ada.
Makanya paling jijik sama logika orang indon yg punya asumsi :
- orang miskin = bad parents karna duitnya ga ada
- orang kaya = good parents karna bisa ini itu
@LambeSahamjja Dan dengan idiot nya banyak warga aplikasi sampah ini membela lgbt dan nyalahin bapaknya karna make kekerasan atas kekecewaan tersebut. emang boti boti gay kontol
lu stress seharian kerja, pas pulang kerja harus nyamperin anak lu ke kampus dan dipermalukan depan banyak orang.
anaknya udh dewasa, udah berjembut dan kesalahan dia juga parah. ciuman di publik smpe sebegitunya.
lu berharap bapaknya ngapain coba???
@archeerl diluar dari permasalahan lbgt. selalu gak tega liat orang tua yg udah capek banting tulang kerja buat kasih privilege ke anak (yes, di indonesia kuliah itu privilege), tapi masih harus minta maaf karena dianggap gagal mendidik
Tidak banyak yg tahu fakta ini... Berapa lama Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, menjabat sebagai Menteri Pendidikan (saat itu Menteri Pengadjaran)?
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.