Tahun 2021 adalah momentum kita untuk bangkit. Dan itu tergantung pada kemampuan kita melewati masa-masa sulit karena pandemi.
Jika mampu melewatinya dengan baik, kita lebih siap menjawab tantangan ke depan, bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi baru dan semakin tangguh.
Sepanjang 2015-2020, pemerintah telah membangun 18 bendungan baru di Tanah Air. Dari Bendungan Rajui di Aceh, Titab di Bali, Bajulmati di Jawa Timur, Raknamo di NTT, sampai Tapin di Kalimantan Selatan.
Pembangunan bendungan adalah ikhtiar kita untuk berdaulat di bidang pangan.
Ternyata ... ternyata ... Bungkus 'kerja keras, kerja keras" ternyata cuman ini toh ๐ Pathetic
Keluarga Pebisnis & Konglomerat di Balik Bisnis Gibran dan Kaesang.
https://t.co/Q3xOb2ct7C
Saya mengutuk keras tindakan teror di luar batas kemanusiaan yang terjadi di Sigi, Sulawesi Tengah.
Tindakan biadab itu jelas bertujuan untuk provokasi dan merusak persatuan dan kerukunan di antara warga bangsa.
Perusahaan Korea Selatan @KorindoGroup "sengaja" bakar lahan di Boven Digoel, Papua, untuk bikin lahan sawit, luasnya hampir sebesar Seoul https://t.co/n8JEXZtGOw
Ambulans hanya berisi air minum, makanan, dan obat-obatan.
Relawan dipukuli di jalan dan digiring ke Polda Metro Jaya. Di sana, polisi memberikan pukulan dengan rotan; relawan dipaksa mengakui membawa batu dalam ambulans.
https://t.co/RGPcV4zcH5
Setelah pemerintah aktif melobi pengurus Nahdlatul Ulama, sikap NU pun berubah dari semula menolak keras Omnibus Law menjadi ke arah mengkritik. #MajalahTempo https://t.co/lwO4V7Ojsx
Kapolri, Mas Idham Azis mungkin maksudnya memborgol Jumhur, Syahganda dkk supaya ada effek jera. Tetapi itu tidak akan effektif dan merusak image Polri, ternyata hanya jadi alat kekuasaan โ itโs to far off-side ! Mereka bukan terorist atau koruptor @kompascom@kumparan