Elitis berebut kuasa, Ploretar menunggu sisanya. Ketimpangan semakin nyata, bahkan diperuncing dengan fleksing.
Tenggang rasa, tepa salira, semakin hilang dari kosa kata. Bahkan kini lebih asik membuat sesama semakin menderita.
Depok, 24/01/2024
Sopan santun sudah tak punya, jatuh cinta semakin gila, sampai tega buang sperma sembarang tanpa rasa iba.
Degradasi moral semakin terasa, orang tua belaga muda, anak muda semena-mena terhadap yang tua.
Tak heran kalian saling bunuh, karena harapan dan khayalan yang semakin penat memasuki rongga tubuh.
Seperti tak normal. Atau memang ini normal yang diperbarukan, yang menjadi kebiasaan tanpa pelajaran moral.
Sadarkah kalian, semakin jadi alat kekuasaan.
Pedulimu mana kepada generasi depan, bahkan dengan kehidupan mu saja kamu lebih pilih yang instan.
Persatuan kita mulai runtuh, keyakinan kita mulai rubuh.
Kalian Kenapa?
Apa yang kalian sibukan hingga mengabaikan masa depan, sadarkah kalian semakin terjerumus di jurang kenistaan.
Tak peduli teman, tak peduli masa depan, bahkan kau hanya peduli dengan mainan yang menjanjikan kekayaan.