ayat-ayat closure:
1. aku bingung
2. u deserve better
3. aku lost spark
4. aku fokus diri sendiri dulu
5. i love u but im letting go
6. in another life ya
7. i hope we crossed path again
8. kita masi bisa temenan kok
mau lu adhd, bipolar, fatherless, abandonment issue, atau trauma apapun, ga ada orang yang wajib handle itu kecuali lu sendiri. stop romantisasi trauma sampe jadi excuse buat ngerusak hidup orang lain.
semua orang punya trauma. tapi bukan berarti lu boleh trauma dumping ke orang lain trus ngarep mereka heal lu. sembuhin diri lu, jangan malah jadi villain pake shield ‘aku trauma’.
sorry to say kalau terkesan kasar, tapi literally ga semua orang punya kapasitas buat nerima energi toxic lu. heal in silence, jangan bikin korban baru cuma karena lu males healing, trauma lu bukan lisensi buat bikin orang lain trauma. tapi semoga apapun yang buat kita trauma tidak menciptakan korban-korban baru di dunia ini yaa! Periodt.
NANTI KALAU KAMU KETEMU ORANG YANG TENANG.
Kamu akan sadar...
Betapa nyamannya berada di dekat seseorang yang tidak bereaksi berlebihan terhadap setiap masalah.
Betapa berharganya seseorang yang tetap bisa bersikap baik, bahkan ketika keadaan tidak berjalan sesuai keinginannya.
Kadang kedewasaan tidak terlihat dari seberapa banyak seseorang berbicara, tetapi dari seberapa tenang ia menghadapi kehidupan.
Kata aku banyak muslim di Indonesia yg masih perlu belajar memanusiakan manusia, menghargai perbadaan, belajar duduk di 1 forum dgn banyak org dg berbagai perbedaan. KELUAR DARI BUBBLE. Belajar agama & be a good servant of Allah tp belajar respectful towards other people too pls
If we date, don’t stop being you. Keep having fun, keep seeing your friends, keep chasing your goals, and keep enjoying your life. A relationship should add to your life, not take away from it. Just make sure you save time for us too.
normalisasikan buat berani ngomong “keknya kamu gapunya kemampuan untuk mencintaiku dengan cara yg aku mau dan aku butuhin” better kita biasa aja as a friend
“communication is key” but no one talks about how scary real communication is. it’s not cute texts and long calls. it’s “here’s where you hurt me here’s what I need here’s what I’m afraid to say” it’s
swallowing pride risking rejection, choosing honesty over comfort.
dulu selalu mikir yang namanya hubungan kuncinya ya komunikasi, ternyata salah. it's all about understanding each other's. mau ngomongin semua yang dirasain sampe mulut berbusa pun ga bakal ada gunanya kalo ga bisa saling ngertiin sudut pandang masing-masing.