Saya menunggu sampai sore, menunggu emosi ini reda supaya tidak terlalu emosi. Menjaga harkat, martabat, nama baik yang sudah jarang ada diantara kalian. Saya berusaha jujur dan adil kepada seluruh kaum nahdliyin, baik yang saya “asuh” dalam meningkatkan ekonomi maupun yang tidak saya kenal.
Saya dididik oleh Muhammadiyah, tapi saya banyak bergaul dengan nahdliyin karena NU ini lebih sungguh-sungguh menikmati kehidupan grass root nya. Saudara saudara ku ini lebih mudah dibina, lebih gampang disuruh dan lebih rajin menyimak melaksanakan omongan pemimpin.
Saya lihat sebuah foto yang sangat menyakitkan, muncul disaat yang sangat emosional.
- Sebegitu bosan kalian melarat, ingin berguna, dan seterusnya sehingga harus bertemu dengan musuh saudara kalian?
- Kalian ngapain kesana?
- Biaya siapa?
- Kenapa Presiden, kenapa kalian ga berorasi didepan IDF atau Rabin?
- Sudahlah kalian ke Gaza? Melayat saudara saudara kalian yang jadi suhada? Melihat anak anak saudara kalian yang yatim dan istri saudara saudara kalian yang menjanda?
- Apakah disana ada ahli tambang yang bisa kalian tanya setelah permintaanmu mendapatkan IUP dipenuhi?
- Bisakalah kalian sesumringah ini menghadapi saudara saudaramu yang sedang pengajian?
- Mana tampang bengismu terhadap pembunuh anak anak dan saudara saudaramu?
- Dimana marwah NU kamu tempatkan?
- Apa tujuan utama kunjungan kesana? Apakah untuk menjalin hubungan antarumat beragama, mempromosikan perdamaian, atau membahas isu-isu tertentu?
- Sudah konsultasi dengan siapa sebelum kalian kesana?
- Dengan siapa saja kalian bertemu selama di Israel? Apakah ketemu messianik dan belajar kemampuan manajemen mereka dibidang pelacuran yang merupakan salah satu PAD terbesar Israel?
- Ataukan mereka calon pembeli hasil tambang?
- Apakah kalian diutus membicarakan normalisasi?
- Apakah ada kesepakatan atau kerjasama yang terjalin hasil dari pertemuan tersebut yang menguntung NU?
- Bagaimana pendapat kalian terhadap kemerdekaan Palestina dan hak-hak rakyat Palestina?
- Bagaimana NU akan menyelamatkan mukanya dihadapan nahdliyin, rakyat dan internasional
- Bagaimana berharap khalayak percaya setelah berkali kali NU melakukan politik dua kaki, diantaranya ga berpolitik tapi jadi Menteri dan mendukung salasatu konsestan Presiden?
- Masih kah pengurus punya muka menghadapi pertanyaan kaum muda penerus NU?
- Kapan kalian berani mendatangi kami untuk diskusi? Ataukah hanya akan kirim Banser teriak-teriak persekusi?
- Menurut kalian, kalian itu hebat, pinter, berkuasa?
Bantu dulu saudaramu yang melarat sebelum jalan jalan !!
- Diskusi apa yang kalian lakukan dengan para pembunuh saudara saudara kali?
Pengajian kalian bubarkan, pembunuh kalian ajak cengkrama.
Eh, btw emang kapan kalian pernah turun kejalan bela rakyat? Dalam mimpi?
Malu, kalau bukan foto digital sudah saya robek-robek foto ini sambil minta ampun pada Allah.
Astagfirullah.
NFT WHITELIST GIVEAWAY! 🚀🔥
@Dagelanco x @SIPHERxyz
Three @SIPHERxyz Neko Whitelist will be given away. The winners will be raffled based on RT.
Just need to:
- Follow @Dagelanco & @Sipherxyz
- Like, RT & tag 3 friends
- Join our discord: https://t.co/ws1SdBPDMZ
#NFT
NFT WHITELIST GIVEAWAY! 🚀🔥
@Dagelanco x @SIPHERxyz
Three @SIPHERxyz Neko Whitelist will be given away. The winners will be raffled based on RT.
Just need to:
- Follow @Dagelanco & @Sipherxyz
- Like, RT & tag 3 friends
- Join our discord: https://t.co/ws1SdBPDMZ
#NFT
The Endgame dirilis online malam ini oleh Asmania dan Rieswin di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.
Asmania, perwakilan warga Pulau Pari yang pernah menerima Bansos.
Rieswin, perwakilan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos TWK.
https://t.co/k3BkzZjuOt
Pernah gak sih ngerasa, pas datang ke toko atau ke tempat makan yang awalnya sepi, trus pas kita dateng mendadak rame, dan mikir "nih pasti gara-gara gua nih"
Bismillah..
Pengen nyobain twitter please do your magic ah,,
inalillahi wainailaihi rojiun
.
Dengan ini kami manajemen roughneck 1991, mencari dan akan menindaklanjuti perbuatan salah satu shopkeeper kami yang berlokasi di bekasi.
Karena hakekat seni itu harus kreatif, unik, orsinil, dan imajinatif. Jika sesuatu menjadi seragam, sama antara satu dengan yang lainnya, ya sudah jadi kerajinan, atau mungkin militer, namanya, bukan seni.