Gimana menurut warga X, latihan sangat keras, biaya mahal, setelah selesai pendidikan malah bertugas jadi tukang arit utk beri makan sapi, kambing bahkan ngangon bebek??
Apa begitu caranya mau menyaingi pasukan IDF Israel??
Pelatih MMA mencekik turis Rusia hingga pingsan karena diduga menyentuh gadis-gadis lokal secara tidak pantas.
Belda Brig Sando, seorang petarung dan pemilik sasana bela diri asal Bali, terlihat mencekik seorang turis Rusia hingga pingsan.
Sando mengklaim pria itu mabuk, menyentuh orang lain, berjalan di tengah jalan, dan bahkan menampar kepala orang.
Sando mengatakan dalam unggahan video di Instagram-nya, “Saya lelah melihat beberapa orang asing datang ke sini dan bertindak tanpa rasa hormat.”
📹belda_brig_sando | IG
Mantap Bali
Wahai keluarga miskin di seluruh Indonesia
Anggaran MBG jika dibagikan langsung kepada kalian, maka kalian akan menerima 5,2 juta per bulan per keluarga
Tapi karena harus dibagi dgn vendor2 pemilik SPPG, maka kalian hanya terima 200 ribuan per bulan, itu pun kadang berupa makanan basi
⚠️ Kalau boleh jujur-jujuran, ini adalah alarm bahaya bagi negara.
Kok bisa ada seorang prajurit TNI aktif yang secara terang-terangan mengakui tidak suka sekaligus tidak pandai (bahkan buntu) dalam hal pelajaran Matematika?
Jika negara tak segera mereformasi pendidikan dan merasa pede-pede aja dengan model pendidikan yang sekarang, maka sekolah hanya akan terus-menerus memproduksi orang-orang seperti ini.
Dari nada bicaranya dan diksi yang ia gunakan, kita semua bahkan bisa menebak dan menerka-nerka bagaimana kapabilitas IQ, EQ, dan SQ orang ini. Pribadi dengan hasil tes pengetahuan dasar yang rendah seharusnya mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki terlebih dahulu, dan bukannya malah langsung diberi pekerjaan profesional.
Atau jangan-jangan, memang seperti ini yang selama ini negara inginkan? Profesi aparat sengaja diisi oleh orang-orang dengan keterbatasan intelektual karena negara hanya butuh loyalitasnya saja?
Ada polisi yang justru menjadi bandar narkoba. Atasannya diduga terlibat, lalu dicopot. Penggantinya pun disebut-sebut pernah tersandung dugaan penyalahgunaan narkoba.
Ironis sekali… seakan-akan kita sedang menonton lelucon pahit tentang penegakan hukum di negeri sendiri.
Kasat narkoba
Jadi bandar narkoba
Juga positif narkoba.
Siklusnya:
Dari oknum
Jadi bandar
Turun kepengedar
Turun lagi ke pemakai
Akhirnya pemakai ditangkap sama oknum.
Lo hanya jadi ternak pencetak uang para oknum.
Dokter Tan :
"MBG SUDAH MEMECAH BELAH MASYARAKAT AKAR RUMPUT!!"
Kenapa bisa begitu?
Silakan disimak saja.
Buzzer MBG dipersilakan mampir untuk membantah. 🤪
Mbak Nana benar,
"Lebih berbahaya orang bodoh dibandingkan orang jahat"
_____________
Sebab,
kejahatan bisa dinegosiasikan,
kebodohan, tidak.
Dari premis itu,
maka ketika orang bodoh punya niat jahat, maka, tingkat bahayanya bisa mencapai bentuk yg nyaris sempurna.
Sedangkan,
orang bodoh yg punya niat jahat, & punya kekuasaan, bukan aja bahaya banget, bahkan tingkat kejahatannya bisa mencapai bentuk yg paripurna, & dampak kerusakannya luar biasa.
Dlm praktik kenegaraan, ia menjadi produktif, institusional, & berulang.
Kebodohannya menjadi mesin,
Niat jahatnya memberi arah,
Kekuasaannya melegitimasi.
_______________
Jika narasi tsb di atas sy padatkan ke dlm satu album di dunia musikal, ia ngga' lagi berbentuk esai politik, melainkan kolaborasi. ( Yg justru hari² ini masih pentas di panggung Presiden Prabowo) :
Maka, albumnya adalah :
JOKO "WHOOSH" WIDODO
feat. FUFUFAFA | Appendix Jastip |
Sebuah duet di mana;
kebodohan sbg ritme,
niat jahat jadi melodi,
& kekuasaan jadi sound horeg
yg merusak gendang telinga moral
hakim MK.
.
.