Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah keluar dari Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026) malam.
Febrie keluar dari Gedung Utama Kejaksaan Agung sekitar pukul 23.00 WIB.
Mobil yang membawa Febrie itu bertuliskan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus, berwarna hijau dengan terali besi warna hitam di jendelanya.
Dalam keterangannya kepada awak media Febri merasa dirinya dikriminalisasi karena barang bukti yang ada menurutnya tidak cukup kuat.
Penulis: Nicholas Ryan Aditya
Editor: Danu Damarjati
Mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah tiba di Rutan KPK pada Jumat (24/7) malam untuk menjalani penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Saat turun dari mobil tahanan sekitar pukul 23.20 WIB, Febrie sempat menyapa awak media. "Aman ya," katanya. Ia juga terlihat tidak mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda. "Nggak pakai rompi ye," ucap Febrie sambil menunjuk batik yang dikenakannya.
Kasus TPPU yang menjerat Febrie berkaitan dengan temuan 74 kilogram emas dan uang miliaran rupiah saat penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk rumahnya di Sentul. Dengan penetapan tersangka tersebut, Febrie kini berstatus tersangka dalam dua perkara, yakni kasus dugaan korupsi PT ASABRI dan dugaan TPPU. Sementara dalam perkara dugaan korupsi Krakatau Steel dan proyek PLTU, statusnya masih sebagai saksi.
📸: Dok. kumparan/Rayyan, Nauval.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | vidol | R176 | E099
#bicarafaktalewatberita #kumparan
“But Messi kissed the wall”
Ronaldo has scored less goals in the WC than ads he’s done for Israeli 🇮🇱 TV. He also really liked meeting the Israeli president by the looks of it.
They’re all zionists, question is who’s the better player? That’s Messi.
Video captures the moment that several Iranian medium to intermediate-range ballistic missiles struck Muwaffaq Salti Air Base in Jordan overnight, killing at least two and injuring several other American Servicemembers.
Ngabers norak yang menjijikkan.
Penolakan terhadap ide-ide LGBT itu harusnya diarahkan hanya pada perilakunya/tindakannya, bukan malah mengkristal jadi ekstrem dengan memburu, memukul, dan menyiram dengan kencing begini.
Kita orang Islam jangan sampai ikut-ikutan kayak begini ya. Ulama dan guru-guru kita gak ngajarin kayak begini.
"Kalau kita mau Palestina merdeka, kita harus gandeng Israel" tegas stafsus Kemenag.
Ya Allah... Ngeri sekali omongan seperti ini dan jadi narasi di pemerintahan kita.
Koordinat silaturahmi ke akun ybs cek web Julidfisabilillah. Suarakan penolakan kita! https://t.co/J31mweQ4sw
🚨GRAVE - Jogadores argentinos mostram bandeira com a frase “As Malvinas são nossas”
A Fifa havia proibido dmanifestações sobre o assunto no jogo de hoje.