Bayangin aja yang kayak begitu kejadiannya atau terduga pelakunya adalah pemain lokal Indonesia
Lah Ikhwan Tanamal buat mistake bikin penalti utjbtim tuan rumah aja dibilangnya karena terbiasa di kompetisi domestik.
Gak lama setelah momen itu pemain tim tuan rumah, Jude Soonsup-Bell buat pelanggaran aneh yg hampir bikin cedera pemain lawan.
Terus sekarang ditambah dugaan rasis dari pemainnya.
MAKAN TUH LIGA BAGUS! TAEK!
Aku tuh dari kapan tau selalu bilang Liga dimana-dimana pasti ada aja hal kotornya..
Jangan apa2 stereotipnya yang jelek kesannya cuma ada di Indonesia aje.
Malaysia’s Prime Minister Anwar Ibrahim calls Prabowo Subianto for the second time to discuss the escalating forest fire haze crisis.
(https://t.co/6y4kohatyG)
This is AFF, not FIFA ASEAN Cup.
A few months ago, Laos players were investigated by police for match-fixing. Their own federation filed the complaint.
in the match against Malaysia, the Laos goalkeeper let a goal happen.
Kalo diperhatiin, kayanya makin sini banyak orang lebih suka suasana yang lebih friendly dalam sebuah kompetisi. Orang orang tengil modelan Hubner, Ramos, Pepe, Suarez, bahkan Ibrahimovic bakal habis dihujat kalo prime mereka di era sekarang. Di F1 juga begitu, pada lembek.
Shin Tae-yong 5 tahun melatih = 0 gelar
Patrick Kluivert 10 bulan melatih = 0 gelar
John Herdman 9 bulan melatih = 1 gelar
Herdman lebih berprestasi, meski bukan berarti mutlak dia lebih jago dari yang lain. Faktanya begitu, ya diterima aja.
#TimnasDay
Jangan heran kalo besok Prabowo ngomong:
"SAYA DAPAT LAPORAN kalau Indonesia menang di final FIFA Asean Cup."
Pantes selama ini dia ga tau kondisi aktual negara, nonton bola live aja dia mesti dikasih tau kalo timnas kita menang.