Para pakar ekonomi menilai kondisi ekonomi Indonesia sedang "tidak baik-baik saja".
Masyarakat mulai makan tabungan, kemudian berhutang.
Ketika itu sudah tak mempan, maka menurunkan standar hidup jadi pilihan bertahan. https://t.co/LJe5eAWQ1C
Sedang berlangsung, *"Papua Dikepung, Rakyat Disingkirkan | 2 Tahun Rezim Prabowo-Gibran"*
Dua tahun rezim Prabowo-Gibran, militerisasi terus meluas, tanah adat terancam dirampas, rakyat mengungsi, dan suara kritis menghadapi pembungkaman. Atas nama keamanan dan pembangunan, rakyat Papua justru dipaksa menanggung akibat kebijakan negara yang mengabaikan hak-hak rakyat Papua.
Papua bukan barak militer!
Papua bukan tanah kosong!
https://t.co/gcigbtagy0
Atmosfer pertandingan Liga 1 antara Persib Bandung melawan Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu (18/10/2026) berubah menjadi panggung penyampaian kritik sosial usai kelompok suporter Bobotoh membentangkan spanduk raksasa bertuliskan "All Eyes on Karhutla" dan "Langit Seharusnya Biru".
Aksi solidaritas yang berlanjut hingga ke tribune utara ini mendapat apresiasi luas dari penonton lain serta warganet, menegaskan bahwa tribun stadion bukan sekadar arena sepak bola, melainkan wadah menyuarakan kepedulian lingkungan dan desakan aksi nyata kepada pemerintah.
Simak berita selengkapnya di https://t.co/12KzHzegth, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #2TahunPrabowoGibran #PrabowoGibran #PrabowoGibran2Tahun #Bobotoh #Persib #Bandung #AllEyesOnKarhutla #SiJalakHarupat #Viral #Karhutla
Baca di sini: https://t.co/bn6jVqRL05
Sebanyak 51 orangutan dievakuasi akibat karhutla di Ketapang dan Kayong Utara, Kalimantan Barat, dengan sejumlah satwa ditemukan kurus, dehidrasi, ketakutan, hingga mengalami luka terbuka akibat kehilangan habitat dan sumber makanan.
~IQ #Karhutla #Orangutan [20261019123700078]
Sedang tayang di YouTube Watchdoc Image "Wajah Pertanian di Kota Metropolitan" https://t.co/aMODc1AUgd
Pembangunan di Rorotan, Jakarta Utara, telah mengambil lahan-lahan pertanian untuk makam Covid-19, fasilitas pengolahan sampah RDF, dan rumah susun. Kini, rencana pembangunan depo MRT diperkirakan kembali menggunakan sekitar 40 hektare lahan pertanian. Bagi petani, persoalannya bukan hanya kehilangan sawah, tetapi juga kehilangan tempat untuk bekerja. Anshori sudah mengalaminya sejak 2014. Setelah lahan garapannya digunakan untuk pembangunan waduk, ia beralih menjadi pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Di tengah ancaman alih fungsi lahan, petani Marunda–Rorotan mengusulkan agar sawah yang tersisa ditetapkan sebagai lahan abadi. Salah satu usulannya adalah pemerintah membeli sawah milik perusahaan dan perorangan agar lahan tersebut tetap menjadi lahan pertanian, sementara petani tetap bisa bekerja dan memperoleh penghasilan. Menurut Kementerian ATR/BPN, Indonesia kehilangan 554 ribu hektare sawah akibat alih fungsi lahan sepanjang 2019–2024. Bagaimana nasib pertanian dan para petani ketika pembangunan terus bergerak, termasuk di Jakarta?
#Watchdoc #Sawah #Jakarta
Ini bukan tentang Bandung, bukan juga tentang #PERSIB.
Ini tentang kemanusiaan, untuk Indonesia menjadi lebih baik.
Lekas pulih, Indonesia 🇮🇩
#LivesInsideUs#ManahJeungGetihna
Kabut asap akibat karhutla masih terus terjadi di Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, hingga Papua.
Di tengah krisis ini, publik dihadapkan pada pengusutan dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) di tubuh BNPB.
Sementara itu, relawan di garis depan terus berjuang memadamkan api dan mendesak bantuan nyata serta keseriusan dari pemerintah.
#Karhutla #Watchdoc
GUYS UP INI JUGA 🚨🚨🚨
Di Papua juga ada Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) & lokasinya di Papua Selatan daerah yang kemarin banyak excavator masuk.
Kabut asap tebal berwarna kekuningan ‘mengepung’ warga Palangka Raya, Kalimantan.
Data Kementerian LH menyatakan, indeks pencemaran udara hari Rabu (14/10) sudah melampaui angka 1.200, empat kali lebih tinggi dari ambang batas 300 yang disebut "berbahaya".
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 277.075 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga 12 Oktober 2026. Kasus tersebut tersebar di 63 kabupaten/kota pada tujuh provinsi terdampak, dengan 62.400 kasus atau 22,5 persen dialami anak usia 0–5 tahun. Data ini terus dipantau untuk mendeteksi peningkatan kasus dan memperkuat respons kesehatan.
Kemenkes mengingatkan bahwa asap karhutla mengandung partikel halus PM2.5 yang dapat memicu ISPA, batuk, sesak napas, serta memperburuk asma. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk dan menggunakan masker N95 atau KN95 jika harus keluar. Hingga 12 Oktober 2026, pemerintah juga telah memobilisasi 2.106 tenaga medis dan kesehatan serta menyalurkan lebih dari 2,8 juta masker.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sejak 18 Agustus-13 Oktober 2026 sebanyak 283.270 orang di tujuh provinsi terpapar penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 219.559 orang berusia di atas 5 tahun, sedangkan 63.711 diderita oleh bayi dibawah 5 tahun.
Sampai kapan masalah ini bisa diselesaikan? Sampai kapan karhutla tidak terus berulang? Apa yang ditunggu pemerintah?
#Karhutla #watchdoc
halo temen-temen boleh minta tolong naikin ht ini? kita tetep berusaha semaksimal mungkin karna kalo bukan kita yang bersuara siapa lagi? pemerintah hanya selalu lari dari kewajiban mereka.
#IndonesiaButuhOksigen
Sebuah video mengharukan dari akun Instagram @aira.anastasyia65 mendadak viral. Video tersebut menampilkan kepolosan seorang anak perempuan bernama Aira asal Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang mencurahkan isi hatinya di tengah kepungan kabut asap pekat akibat karhutla.
Dapatkan platform pembuatan konten yang hebat ini untuk membuat video dan poster pemasaran—yang dirancang untuk meningkatkan skala dan kinerja bisnis Anda.https://t.co/SEL1XPCdzf
I've supported this amazing campaign on Twibbonize! 🎉
Join me in supporting this campaign:
https://t.co/QZkwtgOgyi
Let’s spread the word, and share this campaign with others!