Page 7 of 365
Ada sebuah pesan yang membekas. Katanya apa pun yang terjadi dalam hidup kita, seberat apa pun cobaannya, tetaplah berusaha dan berdoa.
Karena Allah SWT hanya ingin melihat sekeras apa hamba-Nya berjuang dan setulus apa hamba-Nya berdoa.
Kita seperti diminta untuk terus bergerak; terus produktif; terus berkarya. Seakan-akan, mager adalah kejahatan. Sampai lupa bahwa seharusnya kerja untuk hidup, bukan hidup untuk kerja
Hal kecil, pekerjaan remeh, yang dipandang sebagian orang tak bernilai. Tetaplah bernilai selama kau melakukan itu sepenuh hati, selama kau melakukan untuk memberi senang pada dirimu.
Jangan terlalu sering membandingkan dirimu dengan orang-orang di media sosial. Bisa-bisa bikin kamu makin terpuruk dan merasa jadi manusia gagal. Hidup dan jalan hidup sudah ada takaran masing-masing. Ambil dan nikmati saja jatahmu sendiri.
Simpan aku di tempat terbaikmu. Kelak saat tak ada kesempatan untuk bersama kau tahu aku masih akan ada di sana. Mungkin sabagai ingatan atau sebagai kenangan. Apa pun jalannya, kau dan aku tahu kita harus belajar saling menerima.
Kalau kamu yang mau, ya kamu yang harus lebih keras usaha. Kalau kamu yang berharap, ya kamu yang harus mewujudkan. Orang lain sifatnya membantu, memberi dukungan. Syukur kalau mereka masih mau membantu dan mendukung. Jangan malah orang lain yang ribet buat keinginanmu.
@FiersaBesari Valid no debat no kecot, paling gasuka diatur meskipun dengan embel2 demi kebaikan. Ya soalnya gimana ya, kalo cowo udah mulai ngatur brarti kita harus jadi kyak yg dia mau dong. Sampe kita lupa sama diri kita sendiri. Awalnya sih b aja, tapi lama2 bikin gedeg asli
Belajarlah dari nokia. Jika tak mau dan tak mampu beradaptasi, tak siap dengan perubahan, meski kamu punya kekuatan dan pengalaman seratus tahun kejayaan pun, kamu akan kalah dan semakin ditinggalkan. Teruslah belajar dan memperhatikan sekitar.
Sudah tak bisa marah dengan menjelaskan lagi. Sudah sampai di tahap marah dengan pelan-pelan menjauh, menepi sendiri. Tak berharap apa pun lagi. Hanya ingin tenang dengan hidup yang dijalani.