Tentara mulai sering jagain demo.
Jangan sampai dinormalisasi, kembalikan ke barak!
Sudah dua kali aksi mahasiswa pada Juni dan Agustus 2026 selalu dikawal oleh tentara. Kenapa? Apakah sudah dalam keadaan darurat sehingga kepolisian meminta bantuan ke TNI untuk mengawal demonstrasi?
Jika dibiarkan, kita akan dipaksa untuk menerimanya lalu dinormalisasi, yang ujungnya tidak sehat bagi demokrasi yang kita perjuangkan.
๐ฅ: Permata Adinda
๐ท: Adrian Mulya
#Tentara #Militer #KembaliKeBarak
Intinya, kita udah ga bisa dilaporin sama pendukung atau simpatisan presiden lagi.
Harus orangnya sendiri yang mengadu.
Respect buat 12 kawan-kawan mahasiswa yg berani ngajuin permohonan ini, walaupun pasal 218 dan 219 akhirnya ga dibatalkan, setidaknya mereka udah berani mempertanyakan aturan yg berpotensi bikin orang takut buat bersuara.
Kritik ke presiden itu bagian dari demokrasi, kita ga harus setuju sama semua yg pemerintah lakukan, dan rakyat juga nggak seharusnya takut buat mengkritik kebijakan.
@RagilSemar@PribumiArema Kalopun 6jt per hari, kl dibaca tujuan awalnya mbg itu menang untuk yayasan yg memang sudah berjalan untuk dapat melanjutkan ke peran yg lebih besar, disupport dengan pemasukan dr sppg. Kl diliat muhammadiyah ya udh jelas gada yg ngeraguin kl mereka ormas yg sdh lama beraktifitas
Siangnya jam 12.29 WIB, kalau iya berarti sama.
Apa perlu aku buka sensor nomornya biar kalau mau dari 14.500 orang follower akun ini bisa spam sticker jomok ke nomornya, oke gak? Wkwk
@kompascom Kita hidup pada tahun 2026
- referensi jurnal penelitian ilmiah โ
- aturan dari Bappenas terkini โ
- referensi wangsit โ
- aturan dari Depernas (Bappenas) tahun 1949 โ
Saluuut buat seluruh Rakyat Indonesia, semua cobaan udah dicobain.
Sehat selalu kalian semuaaa
Sebuah langkah balik yg tepat, juga contoh nyata sikap tidak membiarkan setiap usaha penyimpangan demokrasi berlalu begitu saja tanpa ditangkal. Semoga bisa jadi kesadaran bagi semua. Hormat utk bu dosen!
๐๐ฒ๐ฏ๐ฒ๐๐๐น๐ฎ๐ป ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐ฝ๐ผ๐น๐ฎ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ท๐ฎ? ๐จ
Hari ini, 16 Juli 2026, dua akun yang kritis terhadap Menteri PU Dody Hanggodo, yaitu @nabiylarisfa dan @ferrykoto, sama-sama menerima ancaman menggunakan data pribadi yang bocor. Kesamaan modusnya terlalu rapi untuk disebut kebetulan.
๐ฃ๐ฒ๐บ๐ถ๐ฐ๐
โ Unggahan yang mengkritik atau membahas isu terkait Menteri PU
๐ ๐ผ๐ฑ๐๐ ๐๐ป๐๐ถ๐บ๐ถ๐ฑ๐ฎ๐๐ถ
โ Ancaman dikirim lewat WhatsApp, meminta unggahan dihapus
โ Data yang digunakan sangat lengkap: alamat rumah, NIK, tanggal lahir, data Kartu Keluarga, bahkan lokasi GPS perangkat secara real time
โ Menggunakan akun mencurigakan, salah satunya memakai foto profil dan nama perempuan namun terhubung ke nomor atau situs publik tertentu
๐ฅ๐ฒ๐๐ฝ๐ผ๐ป ๐๐ผ๐ฟ๐ฏ๐ฎ๐ป
โช๏ธ @nabiylarisfa sedang menyiapkan somasi dan menyebut kemungkinan ada korban lain di hari yang sama
โช๏ธ @ferrykoto membagikan bukti tangkapan layar, melapor ke @CCICPolri, dan menegaskan bahwa jika terjadi sesuatu pada dirinya atau keluarganya maka sudah jelas siapa yang harus bertanggung jawab
Data selengkap itu, sampai pada lokasi GPS secara langsung, mustahil didapatkan orang biasa dari internet. Ada yang bermasalah dalam rantai perlindungan data kita, entah karena kebocoran dari sistem pemerintah atau memang sengaja disalahgunakan untuk membungkam kritik.
Kalau mengkritik pejabat publik saja bisa membuat NIK dan alamat rumah seseorang tersebar dalam hitungan jam, sebenarnya siapa yang sedang diawasi di negara ini, pejabatnya atau rakyatnya? ๐ค
Dan jika @kemkomdigi serta pihak kepolisian memilih diam atas kasus ini, bagaimana caranya publik bisa percaya bahwa data pribadi mereka aman di tangan negara yang katanya berkomitmen melindunginya?
@gowalking_id@nabiylarisfa pastinya. kl sampe bener2 dilanjutin sama penegak hukum di negri ini jg bakalan cuma kambing hitam. tapi minimal mereka bakal mikir dua kali buat ancaman ke orang yang sama sih
Sudah mengirim somasi ke nomor yang mengancam, saya lampirkan juga somasinya secara terbuka melalui twit ini, agar bisa dijadikan periksa oleh pihak terkait.
Silahkan bagi warganet yg mau menggunakan substansi somasinya bila mengalami situasi serupa. Bisa dikirim secara pribadi.
@TxtRabbitHole@nabiylarisfa@ferrykoto sebenernya udah jelas dari instansi mana2 aja yang punya data kaya gitu sih. tp ya berhubung 2024 udh lewat, udah ga bs ngapa2in lg jg kita2. terima nasib aja wkwkkw
@tempodotco Hidup masih numpang gaji pake duit pajak gausah sok kerass.
Harta lu aja cuma 2T kan? 2 hari MBG doang kan? Mau jalanin negara gimana pake duit 2T? Berani amat sama rakyat yg nyumbang 82% total APBN. Berasa paling punya negara nih?
@ardisatriawan Karena udh pasti mereka aman2 bertahun2 pake cara kotor, ya pasti makin merasa aman lagi sekarang. Udah pasti gabakal kenapa2 jg sekarang