✨A thread about emotionally immature parents ✨
Gimana rasanya dibesarkan oleh orang tua yang tidak matang secara emosional?
Apa yang terjadi pada diri kita di usia dewasa? Aku yakin, ini banyak yang bisa relate 🙂
@disyarinda Relate banget ❤️ Ortu memang menginginkan kita sbg anak menjadi seperti yg mrka inginkan. Tp di sisi lain kadang ortu gk mau mengerti bagaimana anaknya. Pokoknya harus sama sprti ekspetasi mereka, jadi ketika anak ngerasa gagal untuk mencapai itu dampak ke anak itu ngeri bgt.
11. EIP memaknai waktu secara gak konsisten
Waktu paling 'tepat' bagi EIP adl sekarang. Bukan mindful ya, artinya EIP memandang masa lalu dan masa depan terjadinya SEKARANG.
Makanya sering ngungkit masalah di masa lalu atau nakut-nakutin yg terjadi di masa depan 😌
Walaaach!
Makanya EIP kurang suka anak yg mandiri & bisa speak-up. Bagi mereka itu ancaman.
Nah, inilah yg seringkali melandasi adanya 'anak kesayangan' untuk mereka, biasanya yg bisa nurut & ngikut.
"Apaaah? Anak gak sesuai sama ekspektasiku??
Ndak mau tau alasannya apa, pasti kamu yg salah jadi kamu yg harus berubah yah anakkuuuu~
Dah, ndak usah macem-macem, ikutin aja."
9. Peran tiap orang di keluarga tuh *keramat* bagi EIP
Kebutuhan utama mereka adl dihormati & dituruti, jadi di mata mereka keluarga itu perlu ada semacam 'struktur'. Gak ada kesetaraan.
Jadi, kalau ada yg dianggapnya gak sesuai peran & gak submisif bisa bikin mereka jengkel.
7. Pengennya anak-anak auto nurut
EIP punya unrealistic expectation, yaitu anak akan meniru apa yg dia lakukan... tapi dgn sikap yg (menurutnya) sempurna baiknya.
Kalau gak gitu, mereka anggap anaknya gak nurut. Ini berpotensi bikin anak saat dewasa merasa 'not good enough' :(
Kondisi ini kerap membuat anak jadi mudah cemas dan merasa bersalah.
Beberapa orang dewasa ragu-ragu & gak pede tiap ngambil keputusan karena sejak kecil terbiasa kena 'guessing game' atau 'silent treatment' dari ortu.
🥲
4. Gak peka dan sulit berempati
Ingin dimengerti tapi gak mau mengerti. EIP gak terbiasa utk ambil perspektif lain.
Apa yang menurutnya benar adalah absolut. Anak jadi kurang punya kesempatan utk merasa dipahami dan saat dewasa, anak sering bingung sama emosinya sendiri.
Kurangnya emotional intimacy berpotensi menumbuhkan emotional loneliness.
Kalau ortu berusaha utk mampu genuine membangun relasi dengan emotional intimacy, maka gak perlu fafifuwasweswos juga anak akan bisa merasa nyaman & aman terbuka dan respect pada orang tua.
Yang kayak gimana yg disebut emotional intimacy?
Ada banyak bentuknya, dari yg paling mendasar kayak ortu mau mendengarkan, memahami, menerima, terbuka, terhubung, dekat, percaya, dsb sehingga anak merasa aman & nyaman bersama ortu.
Ortu mengenali anaknya bukan semata2 menilai.
Rekomendasi channel YouTube belajar coding buat pemula (bahasa Inggris & Indonesia). Mulai dari belajar bikin web sederhana, belajar web design, sampe belajar bikin 🎮🎯
— a thread