Membanding2kan NU dan Muhammadiyah dlm segala hal, itu sm aj memecah belah keduanya, ada yg mengaku NU menjelekkan Muhammadiyah, dan ad jg yg ngaku Muhammadiyah menjelekkan NU, dan sprti itu sdh keluar dri khittah keduanya.
Yakin dah mereka bkn Muhammadiyah atau NU, hnya ngaku2 !
@santri_keliling@heyirfan Apa ya mudeng dia, sekelas pentolan nya mereka saya prnh ktmu lgsg, itu aja gak pnya kapabilitas yg baik, apa lg kroco-kroco kecil yg hnya teriak kafir bid'ah, memahami ilmu hnya dari sudut pandang dia sndri adlh hal yg TOLOL PATEN🐵
@heyirfan@santri_keliling Konteks neo khawarij aja gak faham pake bahas kitab maaas mas, ngerasa gak kl ciri2 neo khawarij ada dlm diri anda?
Kl mau diskusi ktmu lgsg, kl lewat sosmed anak SD aja jg bs kl asal ngetik, kl ktmu kan kliatan gmn kapasitas otak anda, lol
@Shidqi_Musthofa Tergantung konteks nya kang, pernah dengar kisah ulama besar yg ahli hukum plus ahli ibadah yg dinasehati perempuan biasa?? Dan krn perempuan itulah dia sadar akan kesalahannya.
Aisyah Radhiallahu ’anha berkata:
“Rasulullah ﷺ tidak pernah membalas kejahatan dengan kejahatan yang serupa,
namun beliau selalu memaafkan dan melupakan (kesalahan orang lain)”
📚HR. At-Tirmidzi
☕️🌹 صباح الخير
Saya suka tulisan Kiai Ma’ruf Khozin ini. Dia salah satu kiai NU yg gigih membela amaliah (praktek) kaum santri NU berhadapan dengan serangan2 kaum Salafi.
Pesantren itu sudah ada jauh sebelum Indonesia ini ada. Ada ratusan, bahkan ribuan Pesantren yg usianya lebih tua dari Indonesia.
Apakah semua Pesantren itu baik? Tentu saja tidak. Karena yg mengurusi Pesantren juga manusia, pasti butuh perbaikan.
Kalau mau membicarakan Pesantren, riset dulu, bikin penelitian dulu, turun langsung ke Pesantren, wawancara Kyai, Ustadz dan santri-santrinya, baca literatur sejarahnya.
Jangan menarasikan Pesantren dg narasi yg merendahkan bahkan menyakiti hati santri-santrinya. Jangan kaget kalau santri-santrinya marah atas narasi yg ngawur, apalagi hanya untuk digunakan sebagai konten hiburan di media massa.
Sudahlah video asal nyomot, narasinya ngawur. Santri sungkem sama Kyai itu wujud takdzim, bukan feodal, malah dinarasikan berjalan ngesot. Belum lagi narasi lebay lainnya, sarungnya Kyai katanya mahal, mobilnya Kyai katanya mewah.
Sik tooo... rene..rene.. tak jilih lambemu, ben diajari sopan santun, ben rodo berakhlaq...
Saat ad anak sekolah ketauan merokok & ditampar gurunya, kalian hujat tu anak krn tdk pnya adab & akhlak trhdp gurunya.
Tapi saat kyai kami yg slalu mengajarkan adab & akhlak tiap wktu, membimbing kami dgn ketulusan, klian pun jg hujat kyai kami, trs mau klian ap?
#BOIKOTTRANS7
“Wes to, kuwalat kuwalat
Wong seng sak bendinone sibuk ngurusi ngaji, kok dikomentari karo wong seng sibuk golek dunyo sampek lali ngaji.”
#BOIKOTTRANS7#BOIKOTTRANSTV
Siswa merokok pada jam sekolah di lingkungan sekolah, ditampar oleh kepsek, seluruh siswa mogok karena solidaritas, orang tua siswa menuntut, gubernur akan memberhentikan kepala sekolah.
Mungkin pendidikan model begini yang kita harapkan ? ditengah gempuran dan celaan pada pondok pesantren yang mengajarkan adab dan tata kerama.
Apakah Inilah potret bangsa kita saat ini ? Wallohu a’lam.