Kalian harus tahu.....✋️✋️✋️⚠️
Dari tahun 2001 hingga 2025, Indonesia kehilangan tutupan hutan sekitar 33 juta hektar.
Untuk membayangkannya, luas itu setara dengan 2,4 kali seluruh Pulau Jawa, atau hampir 500 kali luas DKI Jakarta.
Source: Global Forest Watch (GFW) – University of Maryland & World Resources Institute.
Pic: binocular.07
Seekor Gajah Borneo terlihat berdiri terdiam di tengah area yang dulunya merupakan hutan alami. Kini, kawasan tersebut telah berubah menjadi ahan sawit, menyisakan pemandangan yang membuat banyak orang sedih dan prihatin.
Momen ini kembalk mengingatkan banyak orang tentang dambak deforestasi terhadap habitat satwa liar, terutama di wilayah Borneo yang menjadi rumah bagi berbagai spesies langka. Kehilangan hutan membuat satwa seperti gajah semakin sulit mencari makanan, jalur migrasi, hingga tempat berlindung.
Foto ini ramai dibagikan di media sosial karena dianggap menggambarkan kondisi nyata yang sedang terjadi pada habitat satwa liar saat ini.
Sumber gambar: aaronbaggenstos
Ya Allah ... kenapasi info2 gini lewatnya malah dari media luar 😭😭😭 yang di sukabumi stay safe, semoga lekas surut. Lihat di media lokal sampai hari ini masih tinggi airnya 😭💔
#intinyadeh Sumatra mati listrik massal (blackout) sejak 22 Mei.
4 warga tewas keracunan gas monoksida dr genset.
2 pelajar di Kab. Tanah Datar (1 lainnya kritis), saat cas HP di masjid.
2 wanita pekerja di Kab. Batu Bara (2 lainnya kritis), di konter HP tempat kerja mereka.
Suku Korowai di Papua baru “ditemukan” dunia sekitar tahun 1970-an.
Sebelum itu? Mereka hidup tanpa tahu ada peradaban lain di luar hutan mereka.
Rumah mereka dibangun di atas pohon, ketinggian sampai 50 meter, setara gedung 15 lantai.
Populasinya sekitar 4.000 orang. Bahasa mereka unik, nggak mirip suku Papua mana pun.
Di antara jutaan manusia yang scroll medsos sekarang, ada ribuan orang yang hidupnya masih seperti ini.
Dan mereka baik-baik saja.
Halo teman-teman. Orangutan induk-anak di video tsb sudah dievakuasi oleh tim BKSDA Kaltim dan COP tanggal 25 September 2023. Namanya Mauliyan & baby Ariandi.
Sudah dirawat oleh tim rehab kami sampai sehat, dan sudah dilepasliarkan kembali ke hutan lindung tanggal 14 Maret 2024.
Pohon sebesar itu udh bisa jadi habitat puluhan spesies. Selain, kuskus, bisa ada burung, serangga, anggrek, pakis, reptil kecil, liana, lumut, dll. Blm lagi ada yg endangered statusnya.
Ini aja baru 1 pohon! Misalnya 2,5 juta ha hutan yg dibabat gimana?? Tau deh, pikir sendiri