Padahal ibarat beli ayam goreng kaki lima vs ayam KF*, isinya sama, cuma beda kemasan & margin.
Obat generik yang di BPJS itu HET-nya udah dinego pemerintah biar rakyat kebeli. Makanya keliatan “murah” bukan berarti obatnya murahan.
Yang mahal di luar itu bukan zat aktifnya, tapi rantai distribusi + margin asuransi swasta.
Kalau bisa sembuh pake obat generik, kenapa harus pake yang paten?
Kenapa ya orang lebih percaya yang mahal drpd yang disubsidi? 🤔
idol korea nyanyi lagu indo pronun belepotan dipuja puja, giliran carmen kudu sempurna kaya native. herannya orang indo juga yang protes begini, ngalah ngalahin knetz yang punya bahasanya