Kenapa dapur MBG pakai skema yayasan?
Karena biar BEBAS PAJAK
Udah dapat insentif segudang, ditambah korupsi miliaran per hari, masih bebas pajak pula.
Ini namanya perampokan berjamaah dan terstruktur.
MBG = Maling Berkedok Gizi
menurut gw PNJ udah berlebihan banget. padahal cukup dipanggil ybs, kenakan sanksi sesuai peraturan kampus. cukup sampai disitu.
apa lagi yg kalian mau?
sampai bapak pelaku ditampilkan ke publik, ini sama aja kalian menghancurkan satu keluarga
gue gak ngarti kenapa penonton yang gak lahir di negara, kota, wilayah tim bola yang didukung sampe bisa ikut-ikutan benci tim rival 😂😂 banter-banteran bola sih buat seru-seruan & lucu-lucuan aja da wkwk kalau masih pake marah-marah si kayaknya regulasi emosinya kudu dicek, imo
Menempatkan pejabat karbitan yg nggak paham substansi di posisi krusial negara, ibarat memberikan kemudi pesawat komersial berpenumpang ratusan juta orang kpd seseorang yg bahkan baru belajar menyetir mobil mainan.
Syurammm...
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
Jgn ketipu sama penampilan, aura, dll, dll..
Safonov ini sebetulnya jago dlm penalti. Jangkauannya bagus, teknik penempatan kakinya di garis gawang disiplin, statistik penyelamatan penaltinya tinggi nyaris 22 persen.
Yg fenomenal tentu thn lalu saat dia menepis 4 dr 5 penalti Flamengo di Final Intercontinental Cup 2025.
Arsenal sacked its 22 year kit man for opposing genocide and took an Israeli sponsor
PSG fans regularly hold Palestine flags and stand against genocide
The better club won