Update: This "Super El Niño" will be perhaps the strongest in 500 to 1000 years, and could legitimately be the most extreme global weather or climate event experienced by humanity since the invention of the printing press. Only more extreme situation is a volcanic winter.
cium tangan pasangan dianggap simbol penindasan, tapi pelacuran bisa dipasarkan sebagai simbol kemerdekaan dan kedaulatan.
the danger of feminist indoctrination🤡
Even Pablo Escobar built schools, clinics, homes and funded education for the people in his favela.
These dogs are buying Lamborghinis & Porsches with our hard earned taxes. Fucken hell mate.
Map of Chongqing's metro system in 3D.
Chongqing is called the "mountain city". Building metro here is more difficult than in plain cities.
Chongqing’s metro total length ranks 7th in the world, with over 550 km.
Inilah Cantilion Effect
Ketika uang baru dipompa ke dalam ekonomi (baik melalui pencetakan uang maupun pengeluaran masif pemerintah seperti APBN/utang), uang tersebut tidak menyebar secara merata pada waktu yang bersamaan.
Nah pihak yang berada paling dekat dengan keran uang tersebut contih pemerintah, kontraktor besar, bank, atau vendor proyek akan menikmati uang-uang itu secara maksimal. Sebelum inflasi nya naik gila gilaan.
Kalo kayak gini kasian di masyarakat bawah nya, karena gak merata. Dikala orang yang dekat dengan keran bisa dapet uang lebih cepat. Sedangkan yang jauh dari keran malah kena Inflasi dan harga barang-barang naik gak karuan.
Kita lihat efeknya secara individu.
Alih-alih berkompetisi atau menciptakan inovasi baru di pasar swasta yang efisien, individu dan pelaku usaha akan memiliki kecenderungan untuk memposisikan diri sedekat mungkin dengan proyek pemerintah.
Mereka mulai bergantung pada aliran dana APBN menjadi rent-seeker. Yang kalo kita lihat secara makro, bisa menyebabkan misalokasi sumber daya.
Yang dimana talenta yang seharusnya produktif membangun sektor riil di pasar bebas malah tersedot dan berebut menjadi pelengkap birokrasi proyek.
CONGRATS tapi MIRIS
Tapi kalo ada yang ber argumen "in this Economic realistis aja bro...." Yahh terserah sih wkwk, atau gini "Elu kalo gw kasih 100juta tapi disuruh bersihin Tai juga mau"
Mau-mau aja, selama gak menjadi penyumbang Cantilion Effect ini 🔥
“Ambil apinya, buang abunya”
Kalo mau ngomongin sejarah ya harus fair.
1. Tan Malaka menghabiskan setengah masa hidupnya di luar wilayah Indonesia, tiba-tiba plng malah minta jadi presiden.
2. Tangan Hatta sama berdarahnya dgn Soekarno, dia jg mandor romusha, menjabat struktural di PUTERA. Jadi pimpinan tertinggi pemerintahan (PM) selama 3 tahun, jadi wapres 11 tahun.
3. Sjahrir bahkan suaranya ga diperhitungkan di wilayah Sumatera. Jadi pimpinan tertinggi pemerintahan (PM) selama 2 tahun.
4. Soekarno jadi kepala pemerintahan itu cuma selama 7 tahun. Selebihnya cuma jadi kepala negara aja.
1920-an
Pas baru lulus dari ITB, dia malah milih mendirikan PNI dan hidup pas-pasan, bahkan sering gak punya duit buat makan biar tetep bisa keliling kampung orasi tentang kemerdekaan.
1929–1930
Sukarno di Banceuy disekap di sel nomor 5 yang sempit, gelap, dan pengap. Dia makan di samping ember tainya sendiri. Di situ dia nulis "Indonesia Menggugat"
1930–1932
Pindah ke Sukamiskin, pengawasan makin gila. Dia gak boleh baca koran/dapet info apapun.
1934–1938
Belanda sengaja buang dia ke Ende buat bikin dia gila. Orang sana dilarang nyapa/ngobrol sama dia karena takut intel (PID). Saat isolasi total dan depresi, dia malah ngerenungin Pancasila.
1938–1942
Pas di Bengkulu, dia kena malaria parah. Tapi dia tetep ngajar dan bikin grup sandiwara buat nyebarin kode-kode merdeka. Padahal sebagai lulusan ITB, dia bisa aja milih hidup mewah jadi insinyur Belanda, tapi dia milih jadi musuh mereka.
1948
Pas Agresi Militer Belanda II, dia ditangkep lagi. Di sana dia diisolasi di bangunan tua yang dikelilingin kawat berduri dan dijaga ketat tentara. Belanda pengen dunia mikir kalau pemimpin Indonesia udah "habis", tapi dia tetep konsisten nggak mau nyerah meskipun statusnya tawanan perang.
1950-an
Dia itu berkali-kali mau dibom, sampe granat yang dilempar ke mobilnya (Peristiwa Cikini). Lo bayangin hidup dengan ancaman begitu tiap detik tapi tetep berani berdiri di podium buat teriak "Go to hell with your aid" ke Amerika.
1967–1970:
Dijadiin tahanan rumah di Wisma Yaso sama orba. Dia bener-bener diisolasi; keluarga gak bebas jenguk, gak boleh baca koran, bahkan dilarang ngetik. Pas penyakit ginjalnya makin parah, ada cerita kalau dia malah dikirimin dokter hewan. Dia dibiarin sakit-sakitan di kamar kotor, jendela dipaku.
Perlu diingat bahwa Soekarno itu membangun algemenee studie club, yg lalu berkembang menjadi PNI, satu-satunya partai yang masih bertahan sampai sekarang (PDIP).
Menulis buku: Indonesia menggugat, pemuda kembali, Nasakom, di bawah bendera revolusi jilid 1 & 2, sarinah, islam sontoloyo, etc.
Merumuskan pancasila, trisila, ekasila, marhaenisme, teks proklamasi, etc.
Diburu dan dipenjara belanda, tapi tidak lari ke luar negeri kayak tan malaka
Melakukan semua itu bukan untuk direduksi dan dikerdikalkan oleh sekumpulan mba-mba edgy skena open minded yang DEMO LAWAN PRABOWO AJA KALAH.
Soekarno membangun PNI, bukan malaka project.
Cuma orang bodoh yang kasihan sama Purbaya. Kurusan karena jadi menteri keuangan? Dia yang mau kerjaan itu cuy!
Sini gue spill dapur Purbaya, resep kenapa dia wangi di media. Info valid karena gue sempat jadi wartawan makro, hampir tiap hari liputan di Kemenkeu.
Purbaya itu punya ‘tim bayangan’ di luar Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kemenkeu. Isinya wartawan senior yang setia sejak beliau di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), bahkan jauh sebelum itu.
Lu tahu kenapa awal-awal menjabat langsung viral di TikTok? Itu by design. Setiap hari ada ‘tim bayangan’ yang nempel dia untuk bikin konten. Akhirnya, diresmikan jadi TikTok @/purbayayudhis.
Siapa yang pegang TikTok Purbaya? Wartawan media massa yang nyambi jadi admin sekaligus editor beliau. Gue belum update sih sekarang dia masih double job atau full time nempel Purbaya.
‘Tim bayangan’ Purbaya sama KLI Kemenkeu awalnya selek. Sekarang sih sudah agak bonding kelihatannya. Jadi, yang ngawal dan ngonsep konten buat beliau semakin solid.
FYI ngobrol sama wartawan itu juga konsep, setiap beres salat Jumat di press room Kemenkeu. Sesekali ada gimmick makan ayam sambal hijau di samping Kantor OJK (seberang Kemenkeu).
Buat kami wartawan ya senang kalau menterinya mau terbuka. Gak kabur-kaburan kek zaman Sri Mulyani sebelum didepak. Di sisi lain, kesal juga kalau jawabannya ngawang.
Contoh nyata di kasus Badan Gizi Nasional (BGN) yang beli 21 ribu unit sepeda motor buat operasional MBG. Masa iya lu bilang gak tahu? Kok bisa bendahara negara enggak tahu ke mana larinya anggaran?!
Itu jelas jawaban ngeles pejabat yang mulai lihai dan lincah macam Bahlil. Mana gaya koboi ala Purbaya yang dipertontonkan saat awal menjabat sebagai menkeu? Kasih unjuk dong!
Poin pentingnya adalah Purbaya Yudhi Sadewa itu dengan sadar mengambil pekerjaan menteri keuangan. Bahkan, menawarkan diri ke Prabowo. Purbaya ngaku siap di Hambalang.
Saat pertama kali jadi menkeu dan roadshow ke beberapa media, dia blak-blakan. Purbaya jujur kalau dia yang usul agar menkeu diganti atau Prabowo bakal terus didemo.
Jadi, lu pada warga Twitter masih mau kasihan sama Purbaya? Come on!