Tuhan.
terimakasih aku sudah tenang,
dan tidak perlu menang.
Izin kututup Mei pelan-pelan, tanpa membanting pintunya
-dg tnpa makian, tangis histeris atau menyisakan dendam.
begitu tenang.
Tapi untuk selamanya.
Kita selesai,
adalah satu²n cara agar kta b2 bisa kebali bernapas.
Rasanya kaya, "kok kali ini melelahkan sekali yah?"
Menguras habis energiku untuk basa-basi. Menghilangkan sebagian nyawa yg pernah tinggal di dalamnya.