@BcvVcb21447 @rockstarzszz Fyi, yg saya pahami Islam menentang apartheid si, genosida dll, bahkan dalam peranh dilarang membunuh lansia, wanita dan anak2
"Tidaklah berzina orang yang berzina ketika ia berzina dalam keadaan beriman.."
[Hadits Sahih Bukhari No. 6284]
Pria mengaku nabi cabuli perempuan rampasan, maka pria mengaku habib cabuli santriwati? Remis 1/2 - 1/2🤣
Tokoh-tokoh Quraisy seperti Uqbah bin Abi Mu'ayt dan al-Nadr ibn al-Harith pergi menemui Rabbi Yahudi di Madinah, untuk berkonsultasi; “Bagaimana cara menguji nabi PDFile, apakah dia nabi sungguhan?” Para Rabbi menjawab:
“Tanyakanlah tiga hal:
1) Kisah 7 pemuda menghilang?
Dijawab : Ashabul Kahfi [18:9-26]
2) Lelaki pengembara timur-barat? Dijawab : Dzulqarnain [18:83:98]
3) Hakikat ruh?
Dijawab 'ERROR'🙈 :
“Mereka bertanya kepadamu tentang Ruh. Katakanlah: Ruh itu termasuk urusan tuhanku, dan kalian tidak diberi pengetahuan kecuali sedikit”
[17:85]
Yang tak diketahui oleh nabi PDFile adalah : pertanyaan nomor 1 & 2 adalah pertanyaan jebakan; bertanya soal legenda yang tak punya nilai religi. Dan pertanyaan sesungguhnya yang nomor 3 tak mampu dijawab.
KONFLIK TEOLOGIS DALAM AL K0RAN
Peneliti BRIN dan rekannya dari PTIQ sudah tahu bahwa Ayatus Saif (ayat pedang) [9:5] membatalkan seluruh ayat damai menurut mufasir klasik, namun kembali lagi ke mode membohongi diri sendiri (sekaligus orang lain), dengan menulis :
"Peperangan dalam Islam dibolehkan ketika kaum muslimin dizhalimi dan karena diperangi lebih dahulu oleh orang musyrik atau Kafir"
Penjelasan :
sebagian mufasir berpandangan, bahwa ayat-ayat yang mengandung pesan perdamaian telah dianulir (nasakh) oleh ayat-ayat peperangan.
Ibn Abbas (w.687) menyatakan, ada empat ayat perdamaian yang dianulir oleh ayat perang. Sementara Ad-Dahhak bin Muzahim (w.723 M), dengan menganalogikan pendapat Ibnu Abbas, kemudian mengeneralisasikannya, bahwa SEMUA ayat perjanjian damai telah dianulir oleh ayat perang. Beberapa ulama lain seperti Muqatil bin Sulaiman (w. 767 M), Abu Ubay al-Qasim bin Salam (w. 838 M), Abu Ja’far al Nahhas (w. 950 M), Hibatullah ibn Salamah (w. 1019 M), Abd al-Qahir al-Bagdādī (w. 1038 M), dan lainnya setuju dengan pendapat Ibnu Abbas dan ad-Dahhak (Wardani, 2011: 238-261).
FAKTA SEJARAH:
Saat nabi PDFile hidup :
628: Muslim menyerang Yahudi Khaybar
629: Muslim menyerang Romawi di Tabuk
630: Muslim menaklukkan Pagan Makkah
632: Muslim menyerang dan menghancurkan Ka'bah Putih di Yaman (Dhul Khalasa), agar Ka'bah Hitam tak ada saingan.
Pasca nabi wafat :
635: Muslim menaklukkan kota Kristen Damaskus.
636: Muslim menaklukkan kota Kristen Antiokhia.
637: Muslim menaklukkan Tanah Suci (Yerusalem).
639: Muslim menaklukkan negara Kristen pertama, Armenia.
641: Muslim menaklukkan negara Kristen Koptik, Mesir.
650: Pasukan Muslim mencapai Italia Selatan dan Siprus, membawa ribuan tawanan sebagai "budak" dan "selir".
711: Muslim menginvasi Spanyol, dan pada 715, mereka menguasai sebagian besar wilayahnya.
717: Muslim mengepung Konstantinopel, tetapi berhasil dipukul mundur.
730: Muslim menyerbu Prancis, namun dihentikan oleh Charles Martel dalam Pertempuran Tours.
792: Penguasa Al-Andalus menyerukan invasi ke Prancis, dan pasukan Muslim dikerahkan untuk menyerang kembali, tetapi gagal.
827: Muslim menginvasi Sisilia dan Italia, menganiaya para biarawan. Sisilia tetap di bawah kekuasaan Islam hingga 1092.
846: Muslim menyerbu Roma dan memaksa Paus membayar upeti.
848: Invasi ketiga ke Prancis terjadi, dan kali ketiga mereka dipukul mundur.
909: Muslim menduduki Sardinia.
937: Gereja Makam Suci dibakar oleh Muslim; lebih banyak gereja di Yerusalem diserang.
1009: Penghancuran Gereja Kebangkitan di Yerusalem.
1012: Dimulainya dekrit penindasan al-Hakim terhadap Yahudi dan Kristen.
1071: Turki Muslim menyerang Bizantium dan menduduki sebagian besar Anatolia. Peziarah Kristen ke Jerusalem mulai dirampok dan dianiaya.
Tesis Muhammad A. Khalafullah yang berjudul al-Fann al-Qashash fi al-Qur’an al-Karim (Seni Cerita dalam Al-Qur’an) mengguncang dunia intelektual Mesir dan dunia Islam secara luas pada tahun 1947. Kegaduhan yang ditimbulkannya bukan sekadar perbedaan pendapat akademis, melainkan menjelma menjadi skandal nasional yang melibatkan institusi universitas, Al-Azhar, parlemen, dan media massa.
1. Konteks dan Reaksi Awal di Universitas
Khalafullah menulis tesis ini di bawah bimbingan Profesor Amin al-Khuli di Universitas Fuad I (sekarang Universitas Kairo). Al-Khuli adalah penggagas pendekatan sastra dalam menafsirkan Al-Qur’an (al-tafsir al-bayani). Ketika disertasi ini diajukan untuk diuji pada 1947, isinya segera bocor dan memicu kemarahan.
· Penolakan Keras dari Kalangan Tradisional: Gagasan bahwa kisah para nabi terdahulu dalam Al-Qur’an tidak sepenuhnya benar secara sejarah dianggap sebagai pengingkaran terhadap wahyu. Bagi ulama konservatif, jika kisah dalam Al-Qur’an tidak faktual, maka itu sama saja menuduh Allah "berdusta".
· Sidang Ujian yang Panas: Dua penguji yang ditunjuk—Syaikh Muhammad al-Ghumrawi (mewakili kalangan Azhar) dan Dr. Ahmad Amin (sejarawan dan sastrawan moderat)—dengan keras menolak tesis tersebut. Ahmad Amin, yang awalnya diharapkan mendukung, justru menilai tesis itu “meracuni pikiran” dan meminta Khalafullah mencabut serta merevisinya. Khalafullah menolak mencabut total, hanya bersedia merevisi.
2. Eskalasi ke Ranah Publik dan Politik
Apa yang terjadi selanjutnya mengubah perdebatan ilmiah menjadi peristiwa politik yang riuh:
· Kampanye Media Massa: Surat kabar seperti al-Ahram dan al-Misri, serta majalah mingguan seperti al-Risalah (milik Ahmad Hasan al-Zayyat), membuka front perang opini. Khalafullah dan al-Khuli dituduh sebagai agen orientalisme, atheis, dan perusak akidah.
· Fatwa dan Kecaman Al-Azhar: Para ulama senior Al-Azhar mengeluarkan kecaman resmi. Mereka menilai tesis ini bertentangan dengan prinsip dasar Islam bahwa Al-Qur’an adalah kebenaran mutlak (al-haqq). Tuduhan kufr (kafir) dialamatkan secara terbuka.
· Interogasi di Parlemen Mesir: Kegaduhan ini merembet ke parlemen. Anggota parlemen dari Partai Wafd dan Ikhwanul Muslimin melontarkan interogasi kepada Menteri Pendidikan saat itu, Syaikh Ahmad al-Najjar al-Hilali, yang notabene adalah alumni Al-Azhar. Mereka menuntut pertanggungjawaban pemerintah karena membiarkan pemikiran "sesat" muncul di universitas negeri.
"Kisah-kisah yang disampaikan oleh al koran SECARA HISTORIS TIDAK BENAR"
Contohnya: 7 pemuda tidur di Gua selama 309 tahun & pasukan Gajah menyerang Kaabah
Tesis Muhammad A Khalafullah : 'al-Fann al-Qashash fi al-koran al-Karim', menilai kisah dalam al koran sebagai seni sastra (dongeng), memicu kemarahan, sehingga ditolak keras oleh kalangan fanatik. Tesis ditolak, Khalafullah dipecat, dan promotornya Amin al-Khuli dihukum
Apa yang dimaksud dengan 'normal' oleh @tirta_cipeng bila dalam dunia satwa juga terjadi homoseksualitas pada lebih dari 450 spesies vertebrata dan invertebrata, mulai dari mamalia besar hingga serangga. Contoh :
Lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncatus); Jantan muda secara rutin terlibat dalam interaksi seksual sesama jantan, termasuk penetrasi genital?
Pernyataan 'anjing hitam itu setan' menumbuhkan stigma terhadap anjing selama berabad-abad, maka pembuat pernyataan tersebut memikul tanggung jawab moral atas dampak sosialnya & harus menanggung dosa di hadapan @allah estewe
Amit-amit bila masih menjadi pengikut nabi PDFile🤲
@Dedy44169434 Mustinya saat duduk di madrasah tsanawiyah sudah paham bahwa pengetahuan @allah estewe cuma arah Timur dan Barat seperti tertulis dalam [70:40]
@spektrumku Bintang sebagai pelempar Setan [67:5] adalah keajaiban dan mukjizat dari buku ketinggalan zaman karya @allah estewe aka nabi PDFile, bila membacanya niscaya orang beriman bakal menjadi tak beriman
Kalau Tak Cabul, Pasti Ngibul
Klaim Ka'bah sebagai "pusat Bumi" atau titik golden ratio yang sempurna sudah berulang kali dibantah. Koordinat Mekah (21.45° N, 39.80° E) tidak berada di pusat geometris Bumi, tidak di titik golden ratio yang akurat, dan banyak kota lain yang lebih mendekati rasio tersebut. Jarak ke kutub atau meridian pun tidak istimewa secara matematis.
Tidak ada bukti ilmiah kredibel bahwa Ka'bah memancarkan "radiasi infinite" atau fenomena fisik aneh yang membuat pesawat jatuh. Ini mitos urban yang sering dibantah oleh sumber ilmiah; NASA atau badan antariksa mana pun tidak pernah mengonfirmasi hal semacam itu. Klaim seperti ini biasanya berasal dari 'cherry-picking data' dan 'pseudoscience'
@AzisRadi@Onl1Jb@Valhallaah Setuju, bila kyai cabul cuma mengaku-aku sebagai kyai, maka nabi PDFile yang mengawini bocil, pasti juga bukan nabi yang sesungguhnya.
@SHPDCMPABABD Seandainya demikian, maka @allah estewe bisa memberitahu ada wilayah di Utara Bumi yang Matahari bersinar 24 jam, lalu menurunkan wahyu cara salad di sana.
Tak ada Utara & Selatan, Mukjizat Ilmu Pengetahuan Dalam Buku Ketinggalan Zaman😭
🗣️ : Buku petunjuk adalah produk budaya Arab abad ke-7 yang tidak memiliki pengetahuan tentang fenomena geografis di luar Makkah dan Madinah. Arah Utara dan Selatan, tak disebutkan sama sekali, hanya wilayah tropis sekitar 66° LU/LS, padahal wilayah di Bumi dengan derajat Lintang yang tinggi (kian mendekati Kutub), pada musim panas terjadi fenomena ' Midnight Sun' Matahari (nyaris) bersinar 24 jam. Waktu maghrib dan Isya bisa sangat larut, bahkan dini hari! Contoh di Lapland Swedia :
Subuh: 02:00 dini hari
Zuhur: 13:15 siang
Ashar: 18:10 sore
Maghrib: 00:00 malam (Tengah malam)
Isya: 00:00 malam
Puasa di musim panas bisa di atas 22 jam!, sehingga kemudian muncul kebutuhan berupa solusi praktis untuk "menambal" dengan fatwa-fatwa baru. Jadi, agama yang awalnya dibuat untuk wilayah lokal, dipaksakan ke global. Akibatnya setiap tahun terjadi polemik penentuan awal dan akhir bulan puasa. Selain itu ibadah kunjungan ke kubus hitam juga didesain hanya untuk orang di sekitar kubus hitam yang kemudian juga dipaksakan menjadi global. Juru kira-kira kemudian "memaksa" buku ketinggalan zaman dan ucapan utusan untuk menjawab masalah ini dengan metode qiyas (analogi), ijtihad, dan taqdir (perkiraan). Ini adalah kompromi yang terpaksa, bukan desain asli teks