Kecaman Sangat Keras dari Pelatih Mesir Hossam Hassan.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Hassan menuding wasit Francois Letexier dan para pemain Argentina.
"Kami tidak melihat adanya rasa hormat atau fair play. Sebuah penalti dibatalkan dan insiden kedua yang seharusnya diperiksa untuk potensi penalti kami, bahkan tidak diperiksa sama sekali oleh VAR."
"Gol kedua kami terjadi secara luar biasa, entah karena alasan apa, dianulir. Tampaknya ada tekanan dari pihak Argentina terhadap wasit yang memicu hasil akhir seperti ini."
"Hidup ini memang tidak adil. Dunia ini tidak adil. Oke, tapi mengapa tidak ada keadilan dalam olahraga? Saya tidak bisa menerima hasil ini dan cara segala sesuatunya berjalan dalam pertandingan ini."
"Mungkin mereka ingin mempertahankan sang juara dunia di kompetisi ini? Mungkin mereka ingin Messi tetap berkompetisi? Dalam sepak bola, terkadang ada faktor eksternal yang melampaui aspek teknis. Juara dunia mendapatkan keuntungan dari dukungan di setiap level," kata Hassan via France24.
"Saya memberi tahu wasit bahwa apa yang terjadi itu tidak adil. Ini adalah kemenangan yang tidak layak bagi Argentina. Begitu saya kembali ke negara saya dan berada di rumah, saya tidak akan pernah menonton Piala Dunia lagi, karena tidak ada keadilan dalam kompetisi ini."
Mesir kalah 2-3 melawan Argentina meski unggul 0-2 di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Dulu mikir apa yang dilakukan sama Ronaldo dan Messi itu normal. Bahkan dijadikan standar. 50+ gol dalam semusim dan gol ga masuk akal yang sekarang udah jarang diliat.
Tumbuh dewasa, akhirnya sadar kalo mereka berdua main di luar kapasitas manusia biasa.