dear tone deaf people, wake the fuck up. your ignorance is loud and embarrassing. this country is literally speedrunning its own downfall and you really think you are safe??? majority wins, majority suffers. IF WE BURN, YOU BURN WITH US.
Pernah baca sebuah percakapan (aku gatau itu asli/gak), ada seorang non-muslim tanya ke orang muslim “kenapa Tuhanmu nggak dikasih tunjuk wujudnya?” Terus dijawab “supaya adil dengan umat muslim yang buta, kita semua sama-sama nggak dikasih tunjuk” and it hits me until now. 🥹
Surah Al-Kahf reminds us that not everything that looks like a loss is truly a loss. Sometimes, Allah is protecting you in ways you don’t understand yet.
In this economy…
Aku ingin orang-orang jatuh cinta lagi.
Aku ingin mereka senyum-senyum sendiri.
Aku ingin di sepiring nasi tergambar senyuman dia yang dikasihi.
Aku ingin orang-orang meninggalkan baju hitam-hitam dan mulai warna-warni.
Aku ingin makeup mu setebal apapun tetap sering dipuji.
Aku ingin jadwal futsalmu kau korbankan demi sedikit waktu untuk hadir menemani.
Aku ingin orang-orang menjadi naif, lucu, muda, dan berseri-seri.
Aku ingin mereka yang sering disakiti, bisa percaya lagi.
sayang is the most beautiful word to ever exist. bayangin setiap kita lagi seneng ataupun sedih dipanggil sayang… “apa sayang” “kenapa sayang” “sinii cerita sayang” 🥺🥺🥺
Tmn2… yuk balik lagi ke Allah. Yang terlanjur jauh, terlanjur terlalu jauh sampai mau balik ibadah jg malu… gapapa balik ke Allah.
Nanti hari Arafah doa banyak2 minta APAPUN sama Allah, curhat sm Allah, merengek sama Allah… berduaan sama Allah.
Seorang anak laki-laki dikejar gerombolan anjing saat shalat Subuh, sambil berlari anak laki-laki ini berteriak "Asyhadu Alla Ilaha Illallah" ("Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah")...
dan anjing-anjing itu langsung berhenti tidak mengejar lagi.
Palestina ini emang bangsa terpilih deh, bener-bener isinya orang ajaib semua. Dihancurin sedemikian rupa, dibuat kelaparan, years of torturing, dan mereka ga lupa untuk memuji nama Allah 🥲
Dah lama juga aku liat video ibu di sana yg anaknya meninggal dan masih muji nama Allah.
Influencer nih (siapapun) kalau ngomongin kerjaan lebay bener. “Aku kerja siang malam tanpa henti” kayak kerjaannya nyangkul di sawah aja. Dg bayaran yg puluhan juta keatas per postingan itu, para “pemengaruh” ini ga pantas dikasihani dan diberi empati.