ternyata ada loh orang yg kagum sama kita tanpa sepengetahuan kita, kayak "silent lovers" yg mau lihat kita sukses, bahagia, ga mau lihat kita sedih, yg ingin melihat kita tumbuh dari jauh dg senyum di wajahnya.
pokoknya people who are silently rooting & cheering us beneran ada.
Jangan takut gabisa makan, karna allah yg akan menjamin itu. Teruslah hidup, percaya kalau allah selalu ada di setiap perjalanan kita. When we think, kita gapunya apa-apa, gabisa apa-apa, tapi tiba-tiba Allah kirim rezeki entah melalui orang atau bagaimanapun caranya, apa yang allah kirimkan akan tetap sampai ke tangan kita. Point utamanya ada di cara berpikir yg positif dan keyakinan terhadap Allah SWT sang Maha Pemberi Rezeki.
Balas dendam terbaik adalah dengan tidak jadi seperti mereka.
Terima rasa sakitnya,Kemudian relakan mereka yang menyakitimu dengan memaafkan.Meski awalnya penuh penolakan.
Waktu akan bantu hilangkan rasa sakit itu.Luka akan sembuh,hatimu akan pulih.Saat ini kita bertahan dulu ya.
Nungguin orang yang enggak gerak sama sekali itu capek. Mending jalan dulu saja. Enggak semua orang juga memiliki tekat yang sama sepertimu. Sekuat apa pun kamu dorong, yang tak sungguh juga tak akan tertolong.
belajar untuk selesai, tidak marah, tidak dendam, tidak mengganggu, cukup selesai. lindungi ketenanganmu dengan segala cara, bahagiakan saja dirimu, selalu fokus kedepan dan jangan lagi menoleh kebelakang.
Aku pengen ngingetin sekali lagi kalau kurang tidur, begadang, dan membalik jam tidur (dari malem ke pagi) karena merasa kamu baik2 aja selama ini tuh buruk banget, ya.
Soalnya, efeknya emang seburuk itu.
Aku jelasin pelan2 ya, sambil kukasih solusinya.
Menikah itu bukan tentang lebih lama bersama, tapi seni mengelola masalah, bagaimana cara menghadapi masalah, dan menyelesaikannya. Jangan berfikir kalau nikah itu bisa membeli mulut orang yg selalu nanya “kapan nikah?”.
Banyak yg dari kecil gak diajari skill menyikapi emosi kecewa, marah & sedih
Krn ortunya juga gak trampil soal itu
Taunya sebatas diluapkan / ditekan pendam
Keduanya bikin emosi gak terurai
Supaya ditemui, emosi pun beralih bentuk jadi dis-ease: masalah mental / sakit fisik