sakit bangettt rasanya ketika dibilang ga pernah ngertiin seseorang padahal selama ini gue seringg bangett ngalah dan lebih mikirin orang lain dibanding mikirin diri gue sendiri.
6. Sholat duha walaupun cuma 2 rakaat
7. Puasa Senin Kamis
8. Al-Waqiah
9. Ba'diah Isyak
10. Qobliyah Subuh
dst.
Banyak banget ya Allah mantannya, tolong di bantu biar balikan lagi 😭💔
Karhutla yang sibuk handle malah Malaysia
Krakatau erupsi yang sibuk mantau dan planning mitigasi malah Jepang
Punya Presiden tapi perannya kek owner catering anjir! MBG doang yg diomongin, jelek
sebagai anak sulung, gue sayang sama adek adek gue tapi ada perasaan bitter setiap adek gue ngelewatin tahap yg udah gue lewatin dan ortu gue keliatan lebih siap buat ngehadepin itu ngerti nggak sih? kayak they learnt it through ME.
"krakatau erupsi kok nyalahin pemerintah"
eh kata gua mah, wajar bgt kalau masyarakat marah dan mempertanyakan pemerintah. nobody is blaming the government for making the volcano erupt. yg dipertanyakan itu bkn knp gunungnya erupsi, tp seberapa siap pemerintah menghadapi bencana yg memang punya potensi terjadi.
Indo tuh bkn negara yg baru kemarin kenal sama bencana. kita literally hidup di wilayah yg rawan gempa, tsunami, erupsi, banjir, longsor, karhutla, dan berbagai macam bencana lainnya. bahkan Indonesia masuk dalam 3 negara paling rawan bencana. jd mitigasi bencana itu bkn sesuatu yg harus dipikirin setelah bencana terjadi. harusnya udah jadi prioritas dari jauh-jauh hari.
aplgi kalau aktivitas gunung api udah terpantau dan statusnya udah meningkat, pertanyaannya bkn lagi "bisa diprediksi atau gk?" tapi pemerintah udah ngapain untuk meminimalisir risikonya?
karena konsep mitigasi itu emg ada. pemerintah punya BNPB, BPBD, sistem peringatan dini, pemetaan wilayah rawan, edukasi masyarakat, jalur evakuasi, sampai berbagai bentuk kesiapsiagaan lainnya. kalau bencana emg gk bisa dihentikan, setidaknya dampak ke manusia bisa diminimalisir.
nah, di sinilah pemerintah tetep punya tanggung jawab.
dan makin miris kalau ngomongin anggaran. Indo termasuk negara yg tingkat risiko bencananya tinggi, tapi anggaran untuk penanggulangan bencana justru perlu dipertanyakan. kalau kapasitas negara buat mitigasi dan respons bencana lemah, ya gk heran kalau setiap kali bencana datang masyarakat lagi-lagi yg harus menanggung dampaknya paling besar 🥲
jadi pls bedain antara "menyalahkan pemerintah karena gunung erupsi" sm "mengkritik pemerintah karena kesiapan menghadapi bencana." itu dua hal yg beda.