Sebetulnya kenaikan harga Pertamax dan BBM non-subsidi lainnya cukup wajar kalo mengingat harga minyak mentah naik sejak konflik geopolitik di Timteng.
Yang bikin gondok tuh pemerintah pura-pura negara ini baik-baik aja bjir. Padahal kombinasi harga minyak, nilai tukar rupiah terhadap dolar, biaya distribusi energi kagak bisa ditutup-tutupin.
Ditambah lagi program MBG dan Kopdes Merah Putih yang jadi kanker stadium akhir buat keuangan negara.
Pejabat yang bilang kondisi Indonesa baik-baik aja mah emang buta mata buta hati aja. Kompak beut kata gue nutupin borok~ Kek yang bakal borok pribadinya diselamatin aja, padahal semua bisa jadi tumbal aokowkok.
MBG, gagal
IKN, mangkrak
RUPIAH, melemah
BUMN, rugi terus
HUTAN, di babat atas nama masa depan
HUKUM KEADILAN, semakin ga waras
program pemerintah ga ada yang sukses kecuali NAIKIN PAJAK
Menjelang sore, RUU Polri disahkan. Sebuah UU yang menjadikan asas legal bagi parcok-parcok menduduki jabatan sipil, selaiknya si bangsat sony sonjaya.
Lalu menjelang dini hari, BBM non-subsidi secara resmi dinaikkan. Ntap!
Rezim ini memang paling becus menghadirkan bencana.
pertamax dinaikin, lalu pertalite dihilangin dari peredaran... modus lama emang
siap-siap digeruduk warga yg udah gakuat tekanan ekonomi...
ayo pak buk, sadar, pesta mbg nya dibabarin udah~
"kalau keberatan sama harga pertamax kan bisa beli pertalite, gitu aja kok repot"
eh konyol, paham domino effect ngga sih lu??? orang yg keberatan sama pertamax, semua akan lari ke pertalite. pertalite stoknya gimana? aman emang? kalau pertalite abis orang orang juga kepaksa beli pertamax kan? efeknya apa? harga bahan pokok dan semuanya bakal naik karna biaya distribusinya naik. bisa berpikir secara logika ngga sih sebenernya
Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang “Pertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampu”
Entah mereka buzzer atau emang tolol alami.
Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu.
Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini:
1. Migrasi massal ke BBM lebih murah. Harga Pertamax naik → orang yang biasa pakai yang “premium” (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis.
2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal).
3. Biaya logistik & transportasi naik Truk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua.
4. Inflasi & harga sembako naik Efek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat.
5. Black market & penyelundupan Pertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor.
6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis → pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll).
7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat
- Driver ojol & angkot kurangi shift → pendapatan turun.
- Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik → harga pangan naik lagi.
- Inflasi umum naik → Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga → pinjaman mahal → investasi melambat.
Intinya, yang tadinya “cuma naik buat orang berduit” malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.
MBG nih produk kebijakan yg paling jelek sepanjang sejarah, lu pikir aja, tanpa ada peningkatan produksi, langsung dibikin demand dari sppg, dan bikin harga pangan naik -> Inflasi
Fiskal jadi disorot asing dan USDIDR naik -> Inflasi
BBM juga ikutan dinaikin -> Inflasi
sengaja pake pertamax biar mesin kaga cepet rusak, trus sekarang harganya naik jadi 16k tuh berasa nyekik bgt bangke mana juga bakal ngaruh ke naiknya harga bahan pokok
SADAR NGGA SIH KALAU UMR RAKYATNYA JUGA NGGA SEBERAPA??? beneran dibu/nuh pelan pelan dah kita semua
"Gapapa mangga harganya naik, asal pisang tetep 10.000"
Iya nanti yang biasa makan mangga jadi beralih ke pisang, terus pisang jadi langka dan karna langka yang biasa makan pisang harus berubah jadi makan mangga yang harganya udah naik ☺
Tapi ini bukan soal mangga dan pisang
Andaikan Prabowo bilang gini:
"Kami putuskan KOPDES & MBG tutup total mulai hari ini"
Beuhh, apa ga meroket IHSG 😅
Rupiah langsung menguat ke 16000
Ternyata laparnya orang-orang kaya dalam episode mbg ini, jauh lebih keras raungannya dibanding suara anak-anak yang dikatakan jadi tujuan utama. Akhirnya, kita memang patut bertanya ulang, siapa sebenarnya yang paling diuntungkan.