@MuslikhMohamad@Mi9aWempy Bukankah ganti rugi lahan dibayar dg uang negara? Bukankah itu berarti seluruh rakyat pembayar pajak yg ikut nanam saham, sehingga hasilnya bisa didistribusikan ke berbagai daerah?
@Stakof Ceramah habib bahar direspon kyai imad dg mengeluarkan kajian keilmuan, padahal ceramah habib bahar bukan dlm konteks kajian keilmuan. Kelihatannya melalui tulisan ini, kyai imad ada di posisi habib bahar.
@sosmedkeras sudah terlalu sering denger berita terjadi kecelakaan akibat petasan, tapi kenapa pemerintah tdk melarang tegas produksi dan bisnis petasan?
@PeterAntonio @ilhamarisupomo @purnomo_ariel@Justmet12@tawazunikhlas@m_ugi3 setuju, infrastruktur benar2 dirasakan manfaatnya oleh rakyat, krn itu merupakan kebutuhan yg harus dikerjakan, tak bisa ditawar2 lagi. sedangkan masalah korupsi adalah hal lain yg hrs diatasi dan tdk bisa dijadikan alasan utk menghentikan infrastruktur.
@ismailfahmi@na_dirs @mamunmurod_ pertanyaannya, apakah pemerintah indonesia merupakan ulil amri bagi masyarakat indonesia? atau siapakah ulil amri di indonesia? apakah ulil amri hanya berlaku bagi negara agama? ataukah juga bisa ditetapkan pada negara demokrasi?
@pengarang_sajak konstitusi menyatakan warga negara memiliki kesamaan hak dan kedudukan, tapi pelaksanaanya kelompok mayoritas memiliki kedudukan istimewa.
@BangEdiii menganggap penting menaruh perhatian pd kejahatan korupsi tapi meremehkan kejahatan radikalisme adalah ketololan luar biasa, krn keduanya sama2 kejahatan luar biasa dan sama2 nyata ada di depan mata.
@emerson_yuntho@KemenkeuRI@ItjenKemenkeu sistem pengawasan internal yg berjalan selama ini blm mampu mencegah terjadinya kesalahan yg terus berulang, krn itu harus ada terobosan baru dg sistem yg lebih canggih sehingga bisa mendeteksi kesalahan dan menutup ruang negosiasi antara pengawas dan pihak yg diawasi.
@capkampax@SeruniPuspaAlam krn dilaksanakan setahun sekali, maka ramadhan menjadi spesial, hal yg spesial cenderung dirayakan menjadi tradisi, dan sebuah tradisi cenderung ingin dijaga keunikannya. Harapan menghormati ramadhan sesungguhnya lebih kearah menghormati tradisi, bkn esensi ibadah itu sendiri.
@SquadWar1953 @tifsembiring kalo sudah dideklarasikan sebagai capres oleh partai, kedudukannya sama, dia melanggar etika politik, dan bawaslu patut mengambil tindakan.
@AfifFuadS sy sdh menduga, guru tsb sdh sering tersandung kasus etika, dan yg terakhir kasus etika dg kang emil menjadi puncak pertimbangan yayasan utk mengambil tindakan tegas, namun terlepas dr daftar pelanggaran yg dilakukannya, pemecatan itu justru jadi blunder bagi kang emil.
@ridwankamil tujuan edukasi itu merubah perilaku, bkn menghilangkan pekerjaan, kalo nyatanya sampe diberhentikan, maka pak gub hrs bertindak, krn pemberhentian itu tdk akan terjadi kalo pak gub tdk menghubungi yayasan. bukankah menyediakan lapangan kerja itu tanggung jawab pejabat publik?
@kompascom pelanggaran etika seharusnya tak perlu dihadapi dg power kekuasaan, cukup dg sanksi sosial, mengedukasi warga juga tak perlu dg sanksi pemecatan, krn tujuan edukasi utk merubah perilaku, bukan utk menghilangkan pekerjaannya.