kalau sekadar rumah, mobil, dan uang, perempuan juga kadang punya lebih bagus dan lebih banyak dari laki-laki ya.
yg diperlukan itu tanggung jawab, kematangan emosi, kepekaan untuk menjadi pasangan hidup. salah satu simbolisme tanggung jawab adalah kemampuan menafkahi, simbolisme kematangan emosi adalah kemampuan menjalin relasi yg tidak transaksional.
nanti jangan kaget ya kalo ternyata dukungan tidak datang dari wajah-wajah yang kamu kenal.
kadang semesta malah menaruh orang-orang asing dalam hidupmu yang akan membawamu ke tempat yang lebih tinggi.
ISLAM MEMULIAKAN WANITA
Jika engkau terlambat menikah,
maka ingatlah kisah Khadijah binti Khuwailid.
Beliau bersabar dalam penantian, menjaga kehormatan, dan tetap menjadi wanita mulia hingga Allah menghadiahkannya suami terbaik di muka bumi pada usia yang tidak lagi muda. Dari beliau kita belajar, bahwa kemuliaan seorang wanita tidak diukur dari cepat atau lambatnya menikah, tetapi dari kualitas iman dan akhlaknya.
Normalisasikan :
Di mute, mute balik.
Di hide, hide balik.
Di unfollow, unfollow balik.
Gak mau interaksi, kita gak usah interaksi juga.
Gak mau liat story kita, jangan di liat juga story nya.
Lakukan sama seperti yg orang lain lakukan ke kita.
Niscaya hidup damai, tanpa drama.
“Jangan iri kepada seseorang atas nikmat yang diperolehinya, kerana kamu tidak tahu apa yang Allah ambil darinya. Dan jangan bersedih atas sebuah musibah, kerana kamu tidak tahu apa yang akan Allah gantikan untukmu. Maka selalu ucapkan Alhamdulillah.”
-Syeikh Mutawalli Sya'rawi