Hoje o mundo se despede de Neymar Jr. o príncipe que nunca foi coroado Rei.
Infelizmente você nunca teve uma seleção que estivesse no seu nível.
Única coisa boa nisso é que finalmente você vai parar de ser o escudo dos jogadores FRACOS que sempre se esconderam atrás de você.
.@neymarjr
I was 9 when I first watched u play. You made me fall in love with football and gave me some of my favorite childhood memories.
Thank you for the magic, the joy. A piece of my childhood retires with u ❤️
Januari 2020. MU lagi dalam kondisi yang susah dideskripsikan.
Lini tengah diisi Fred, McTominay, Matic, Andreas Pereira. Pogba. Dari nama-nama tadi, praktis hanya Pogba yang di level world-class. Matic sudah habis, McTominay terlau inkonsisten, Fred juga, Pereira apalagi. Kreatifitas tim hampir nol. Solskjaer butuh sesuatu, dan dia memutuskan untuk mendatangkan seorang gelandang dari Liga Portugal.
Reaksi publik? Skeptis. Wajar.
Datang dari Sporting CP, liga yang bukan benchmark kualitas Eropa. Badannya krempeng, bukan tipikal gelandang Premier League yang kekar dan bisa survive di intensitas liga Inggris. Belum pernah sekalipun proven di level ini.
Tapi dari menit pertama dia injak lapangan Old Trafford, ia langsung kasi instant impact ke dalam tim. Ia langsung keliatan beda mulai dari cara dia membaca permainan, cara dia bikin orang lain terlihat lebih baik, cara dia selalu ada di momen yang paling penting.
Enam musim berlalu. Manajer silih berganti. Tim naik turun, hancur, rebuild, hancur lagi. Sementara Bruno tetap ada. Week in, week out.
Dan musim ini, di tengah MU yang masih dalam transisi, dia diam-diam nulis namanya di buku sejarah Premier League.
21 assist dalam satu musim. Henry cetak 20 di 2002/03, setahun sebelum Arsenal Invincibles. De Bruyne cetak 20 di 2019/20 dengan mesin City yang hampir sempurna di belakangnya.
Bruno melakukannya dengan absen di 3 laga, dan dengan tim yang masih cari bentuk terbaik mereka. Dari gelandang Liga Portugal yang diragukan, jadi pemegang rekor assist terbanyak dalam satu musim sepanjang sejarah Premier League.
Enam tahun. Tujuh manajer. Satu nama yang selalu ada di tengah semua kekacauan itu. Bruno Miguel Borges Fernandes! 👏👑
#utdfocusid #mufc