Salah satu aspek jadi dewasa adalah menyadari bahwa lo tetap harus show up dan function optimally.
Gak peduli seberat apa yang lagi lo alami dan rasain. Karena dunia emang gak peduli sama masalah pribadi lo.
Lo tetap harus hadir di meeting meskipun hati lo lagi hancur lebur. Lo tetap harus berangkat kerja meskipun seminggu lalu salah satu anggota keluarga lo baru aja meninggal. Lo tetap harus jawab email dan presentasi dengan suara tegas meskipun semalam lo nangis sampe pagi. Ya udah, mau gimana lagi.
Dunia nggak peduli soal itu semua. Dunia cuma peduli satu hal: apakah lo berhasil memenuhi tanggung jawab lo atau enggak.
Dunia gak akan berhenti berputar cuma karena lo lagi gak baik-baik aja. Bahkan pas lo lagi sakit, lagi patah hati, atau lagi kehilangan segalanya, roda kehidupan tetep jalan🥲
Ini presiden guys, presiden Iran. Presiden tapi sekaligus ahli bedah jantung. Ahli aseli, bukan abal-abal karena sekali-sekali beliau juga tetap praktek. Kabinet iran rata-rata berpendidikan tinggi. Syarat DPRnya saja minimal berpendidikan S2.
Dulu kalo capek kerja ngeluhnya "enak jadi bos ya, ga banyak kerja uangnya banyak". Lah, sekarang 😱 hampir tiap hari deh mikirin muamalah. Perasaan kerjaanku juga banyak. Ga main telunjuk doang, tapi gapapa ini nikmat hiburan belum kebagian romansa. Aku happy kok 😊
Pernah dengar kalau rumah sakit itu diam2 sering tekor saat nerima pasien BPJS?
Banyak dari kalian yg mikir kalau semua biaya perawatan, obat sampai alat operasi itu udah ditanggung penuh 100% sama sistem. Nyatanya realita di lapangan jauh lebih gila dan berdarah2 dari sekadar gosip! Malam ini sy mau bahas fenomena "nombok massal" yg terjadi tiap hari di balik meja kasir rumah sakit. Siap2 kaget lihat realitanya!
Selesai salam cuma bisa istighfar dan berulang kali bilang "ini sudah sesuai kemampuan. Aku mampu. Aku mampu. Allah yang mampukan. Allah yang mudahkan"
Pulang sholat makan lanjut ngurusin muamalah
ALHAMDULILLAH YA ALLAH sudah kau bawa hamba sejauh ini 😊
Tadi sambil nunggu jamaah maghrib merenungi hidup satu tahun kebelakang. Aku inget dulu sering mengulang doa "ya allah, kau panggil orang tuaku. Menikahpun belum jadi rejekiku. Maka, tambahkanlah rejekiku yang lain" dan Allah maha pengabul doa
Lalu,, sholat jamaah maghrib dimulai. Rakaat pertama imam baca albaqarah 285-286. Jantungku rasanya mak dheg, neteslah air mata. Rakaat ke dua imam baca al insyirah.