Tiap kali melihat seseorang lebih berada di satu titik terbaiknya, aku selalu bertanya dalam hati: apa yang telah ia korbankan? Apa yang diambil dari dirinya? Seberapa tahan ia merakit diri—tekanan seperti apa yang ia hadapi—hingga sampai pada titik hari ini.
ternyata tydyd bengkok itu bs jd ada kelainan/penyakit, dan bs dilurusin dengan prosedur, baru tau, jd kepikiran punyaku bengkok ini normal apa ga ya 😭
Alhasil, tentu jadi gue yg kena. Selama beberapa tahun ke belakang, gue marah sama hal ini. Karena ngerasa ga adil aja
Sampai akhirnya, kemarin ada kalimat dari Moko yg nampar gue.
“Semua keluarga itu pasti nyusahin, tapi karena kita keluarga kita ga pernah ngerasa disusahin”