Mungkin selama ini aku begitu berani, hingga menganggap apa pun yang terjadi aku lah pemenangnya. Sampai akhirnya kepercayaan diri ku hancur ketika melihat bahwa dunia begitu luas, dan aku bukan lah siapa-siapa. Melainkan hanya pemenang dalam khayalanku.
pada orang yang tidak siap memberikan hal itu. Semoga di langkah baru ini akan ada begitu banyak hal" yang bisa membuatku kembali ceria seperti sebelumnya. Tolong hidup sebaik-baiknya. Kamu pantas dicintai dan mendapatkan yang membuatmu tenangπ€
Selamat menuju hari menjadi lebih dewasa. Terima kasih telah bertahan dan berhasil melewati begitu banyak lika-liku yang hampir membuat ku berkali-kali ingin mengangkat bendera putih setinggi-tingginya. Aku hebat, meski terlalu banyak air mata yang jatuh-
hingga membentuk pulau pada sebuah bantal. Aku tau, memang tidak mudah. Hari yang selalu menjadi momen yang paling ku nanti, nyatanya menjadi hari yang ingin ku lewati sesegera mungkin. Namun dari hari itu aku belajar, untuk berhenti mengharapkan sesuatu-
"Setiap manusia memiliki cara menyakitinya masing-masing untuk menyakiti orang lain, karena pada dasarnya manusia itu jahat. Jadi balik lagi ke bagaimana orang yang disakiti memandang atau menyikapi perilaku jahatnya itu"
Dan orang yang benar" mau ada di sekeliling kamu kadang kala ketutupan sama orang" yang kamu ekspektasikan akan ada di sekeliling kamu"
Menjadi lebih selective, it's a good choice...
"Kadang yang membuat kita merasa sepi karena kita berpikir akan banyak orang yang ada di sekeliling kita, tapi kenyataannya tidak. Padahal di antara banyak orang itu ada yang benar" mau ada di sekeliling kamu...