Alumni International Relations @unpad | Lecturer IR @untanpontianak | Studying Development Studies @univienna | Borders & Belonging in West Kalimantan-Sarawak
The article initially was a public lecture presentation based on an invitation from Prof. Neilson of UNIMAS Sarawak in 2022. They wanted to know how the West Kalimantan people's perspective on Nusantara. https://t.co/cgyDvlBF9n
Kami membahas isu kekerasan ekonomi, mis alokasi SDM, rapuhnya institusi, keluhan dunia usaha atas tingginya biaya, inkonsistensi kebijakan, hingga evaluasi program populis seperti MBG. Ada pula sorotan tentang TKD, pengingat pentingnya theory of change, serta kewaspadaan terhadap isu baru yang perlu dikawal seperti burden sharing.
Mari menonton! https://t.co/sNzFPP5uOq
Sejatinya, seruan berantai โ๐๐+๐ ๐๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ญ๐๐ง ๐๐๐ค๐ฒ๐๐ญโ, โ๐๐ข๐ฅ๐ข๐ฌ ๐๐๐๐: ๐ ๐๐๐ง๐ ๐ค๐๐ก ๐๐จ๐ง๐ค๐ซ๐๐ญ ๐๐๐ง๐ ๐ค๐ ๐๐๐ง๐๐๐คโ, ๐๐๐ง โ๐ ๐๐๐ฌ๐๐ค๐๐ง ๐๐๐ซ๐ข ๐๐ฅ๐ข๐๐ง๐ฌ๐ข ๐๐ค๐จ๐ง๐จ๐ฆ ๐๐ง๐๐จ๐ง๐๐ฌ๐ข๐โ sama-sama menunjukkan semangat membangun Indonesia yang lebih baik. Benang merah dari semua inisiatif ini jelas: kita butuh evidence-based policy making (kebijakan publik yang berangkat dari data dan bukti nyata).
Jika pada podcast edisi sebelumnya LPEM telah menyoroti apa yang membuat warga marah, kali ini para ekonom perempuan kami sangat ingin menegaskan: warga sudah tahu apa yang mereka inginkan. Pemerintah dan seluruh perangkat negara harus berani jujur melihat masalah!
Milda Irhamni, Ph.D.
Rizki Nauli Siregar, Ph.D. @rizkisiregar
Dr. Ashintya Damayati @ashindamayati
Prani Sastiono, Ph.D.
Putu Geniki Lavinia Natih, D.Phil. (join online)
#LPEMFEBUI #LembagaPenyelidikanEkonomiMasyarakat
#EkonomiIndonesia #DemonstrasiIndonesia #17+8 #AliansiEkonomIndonesia #KebijakanPublik
Salah satu mitos tentang "dampak" adalah: dampak dari penelitian diciptakan langsung oleh peneliti melalui aktivitas-aktivitas peneliti dalam "memasarkan" penelitiannya.
Padahal, dampak penelitian memerlukan dukungan lembaga dan banyak orang baik di dalam maupun luar kampus.
@_temi @barbieburuh @ppibelanda Rincinya saya ga tahu, Bu. Info dukanya sudah tahu sejak malamnya. Beberapa informasi rinci malah tahunya dari rilis itu. Sedih sekali.
Gampangnya, tidak semua dosen harus jadi komunikator publik. Ada yang fokusnya ke meneliti, ada yang jadi public speaker, ada yang fokus mengajar, ada juga yang administratif.
Dampak dari pekerjaan mereka beda-beda.
Tapi kalau gaji tetap kecil, tuntutan selangit? Ya susah.
@soedagoeng Iya, kalau isu-isunya dikumpulin udah kena itu isu integritas, kapabilitas, & transparansi.
Ini belum lagi ketidakjelasan proyek mangkrak RS Untan, apakah Untan aktif upayakan koordinasi dengan Kementerian untuk kelanjutannya.
Tolong dong saya yang sedang jauh ini dikasih tau:
1. Jadi tebar-tebar duit pajak 150 juta sudah cair ke siapa aja?
2. Jadi kenapa kemarin wapres ga diajak konpers presiden?
3. Jadi siapa yang dikatain mau makar oleh presiden?
Teman-teman dosen, waktunya kita turut menunjukkan solidaritas kita, terutama untuk teman-teman mahasiswa yang hari ini turun aksi.
Be their safe space. Support them. Offer help whatever we can.
A man reported his mother missing after spotting her on TV among the protesters.
When she returned, he asked, โWhere were you?โ
She smiled gently, โNowhere.โ
But this was her yesterday:
A hero.
Because a mother will always fight for the future of her children.