Satu per satu telah pergi. Al-Jilani, Hitu, dan kini al-Attas. Belum lagi para ulama lain yang wafat di tengah konflik Timur Tengah, terutama di Syria dan Palestine.
Perlahan-lahan, gen Z memang akan sampai pada masanya untuk menjadi penerus. Namun pertanyaannya, apakah kualitas kami akan sebanding dengan mereka?
Di zaman ketika kepakaran tidak selalu dihargai sebagaimana mestinya, sementara angka popularitas sering kali menjadi ukuran utama. Di saat yang sama, banyak dari generasi kami juga tumbuh dalam realitas yang sangat materialistis, di mana pertimbangan ekonomi dan pencarian penghasilan sering kali lebih mendominasi daripada pengabdian panjang terhadap ilmu. Saya salah satunya.
Sekali lagi, akankah ilmu tetap dihormati di masa depan oleh generasi kami? Ataukah ia perlahan kalah oleh budaya popularitas dan orientasi materi?
Mari memantaskan diri bersama, agar bisa menjadi penerus yang lebih baik.
Bank Pemerintah
Bayar tagihan XL paska bayar lewat Livin Mandiri kena biaya 3 ribu.
Bayar pakek PayLater Shopee cuma seribu. Dibayarin dulu pula.
Transfer ke BNI dari Mandiri kena biaya 2500.
Transfer ke BNI dari Bank Jago, bebas biaya.
Tutup aja lah bank2 pemerintah ini.
Ada orang yg gencar menentang boikot produk zio di tanah air, dgn alasan kasian nanti karyawannya di-PHK.
Hari2 ini beliau dukung boikot suatu stasiun televisi.
Ini sekedar bukti kecil bhw akhirnya semua tentang apa yang sungguh2 kita bela.
Ya ga apa-apa. Asal sama2 sadar.