@shibueee ⠀
Lantas terdiam. Sepertinya dia sudah berlebihan. “Maaf, maaf! Aku tidak bermaksud untuk menggodamu.” Dia mengulas senyum, menjauhkan tangannya darimu. “Ya, tanganku habis memegang cangkul sih, tapi pakai sarung tangan kok!”
⠀
@shibueee ⠀
“Apaan ini, kau tidak seperti mengenalku.” Kedua tangan berkacak di pinggang. “Karena aku sedang ingin melihat reaksimu.” Ini jawaban tidak logis, asal bunyi.
⠀
⠀
Kapan terakhir kali dia melihat 𝗚𝗮𝗻𝗴𝗻𝗲𝘂𝗻𝗴 𝗗𝗮𝗻𝗼𝗷𝗲, ya? Sepertinya sudah sangat lama. Besok dimulainya festival, tapi hingga hari akhir pun tiada hari libur yang tersedia baginya untuk menyempatkan waktu ke sana.
⠀
ㅤㅤㅤ
NEO CITY: WRITING CHALLENGE
05 DECEMBER 2024 - 10 JANUARY 2025
❛ WELCOME TO THE CREATIVE
WRITING JOURNEY OF 엔시티 ✦
Writing becomes more enjoyable when you do it creatively with friends as you create memorable stories to remember.
ㅤㅤ
ㅤㅤㅤ
Terima kasih kepada semua Ensitizens yang sudah mengerjakan ENSITY WRITING CHALLENGE tepat waktu, kami sangat menghargainya.
Sebagai hadiah, silakan tambahkan 100 ✦ bagi yang sudah selesai mengerjakan WRITING CHALLENGE bulan November dengan repost cuitan ini.
ㅤㅤ
Sebenarnya apa yang terjadi? Mengapa memilih untuk segera meninggalkan lokasi, begitu mendengar nama familier bagi Cho Yujin yang “hanyalah” warga biasa dan bahkan sangat sibuk selama ini?
Malam itu harusnya dia hanya menonton. Kalau begini, urusan ke depan akan semakin panjang.
“Benar, untuk membeli soju—apa?”
Pada akhirnya, figur yang berbicara mengangkat kepala. Menatap ke arah ujung gang, yaitu Yujin sendiri nan sedang sibuk mengisap nikotinnya. Beberapa yang di sana terkejut, dan ada yang langsung menutupi orang—nan tadi dikepung—lalu melihat
Ada yang janggal saat ini. Yujin pun segera berubah setelah mendengar bahwa Wooseok ternyata sedikit terlibat dengan Red Boar. “Wooseok. Malam ini berkunjunglah dulu ke apartemenku,” ucap Yujin, dan mereka pun segera kembali menuju gedung apartemen mereka.