indon men doing protests would shout “HIDUP PEREMPUAN YANG MELAWAN” then “TURUNKAN HARGA LC” in the same breath and this is why we’re still a long way from a revolution
“Street smart”, tapi diajak ngomongin masalah aborsi aja masih pada “berarti mau legalisasi zina?”, terus kita ngomongin gimana keterjaminan anak di luar nikah, dikasi solusinya “jangan zina”. Tai ledik.
Homophobic indonesians : if you don't want to get bullied because you're gay, get out of this country
Those gay filipinos : hey we're not indonesians :D
Homophobic indonesians : we do not care you're still getting bullied for being gay
?????
konsep ibuisme ini sebenernya bukan pergerakan yang menjunjung perempuan tapi mengecilkan peran perempuan hanya sebatas menjadi ibu. pun ketika menjadi ibu, peran tsb malah gak diapresiasi sama sekali dengan dalil "sudah fitrahnya perempuan menjadi ibu"
ibuism is not inclusive
Cmiiw negara ini dulu biasa aja loh sama bikini, ciuman, semua itu biasa di tv, koran, majalah. Bahkan ada majalah gay. Cuma sekarang orang-orang menilai semua hal itu kebarat-baratan? Jadi tolong gausah bawa-bawa 'dari dulu...' nyatanya kita ngalamin perubahan di era reformasi.
kalo “di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung” dipake untuk membatasi hak orang lain,
mana kartini memperjuangkan hak perempuan untuk sekolah dan setara dengan laki-laki? itu bukan “langit yang dijunjung” di tanah jawa saat itu loh.
lu cewek. kalo bukan karena melawan opresi, sekarang ini lu lagi di dapur masakin anak dan suami, ga boleh sekolah, cuma nunggu dikawinin, ga punya hak beropini di sosial media kayak gini.
tapi lu mana sampe mikir ke sana kan?
Negara ini gagal menjunjung ideologi Pancasila.
1. Sila satu, cuma tau agama abrahamik.
2. Sila dua, minus kemanusiaan terhadap minoritas.
3. Sila tiga, konflik pecah dimana-mana.
4. Sila empat, kerakyatan dipimpin oleh presiden jahat.
5. Sila lima, keadilan cuma buat mayoritas.
@odebukanpuisi meanwhile hari besar islam jadi hari libur, wktu skolah pas ramadhan dikurangin, default seragam sekolah jdi lengan panjang rok panjang, pelajaran agama islam di sekolah negeri selalu ada. mayoritas kok playing victim