Negara Tropis Kok Kurang Vitamin D? Paradoks, Fakta Medis, dan Mitos Overdosis.
Indonesia dilimpahi sinar matahari sepanjang tahun, tapi tahukah Anda bahwa kita menghadapi paradoks kesehatan? "Kaya matahari" tapi "miskin Vitamin D".
Banyak yang mengira cukup jemur sebentar = beres. Realitanya, data medis berkata lain.
Mari kita bedah secara ilmiah:
Siapa yang butuh periksa? Berapa dosis aman? Dan benarkah vitamin ini mudah bikin keracunan?
“Para bapak, sudahi prinsip: mendidik anak laki-laki itu mudah. Turun tangan, didik anak laki-lakimu”
Semalam 16 mahasiswa FH UI disidang sampai jam tiga pagi, sidang terbuka, disaksikan secara live oleh ribuan orang.
Kejadian ini tidak tiba-tiba. Ini akumulasi. Terlalu lama society menelan mentah-mentah prinsip: “mendidik anak laki-laki itu mudah.”
TIDAK.
Justru karena dianggap mudah, banyak hal yang tidak diajarkan. Lihat saja pola yang sering diremehkan:
Berawal dari obrolan santai yang melecehkan, jadi kebiasaan, jadi cara pandang, lalu jadi perilaku nyata (liat gambar piramida perkosaan)
Tidak semua langsung jadi pelaku kekerasan seksual. Tapi hampir semua berangkat dari titik yang sama: normalisasi.
Society sibuk mendidik anak perempuan: jaga diri, jaga batas, jaga perilaku. Tapi kendor pada anak laki-laki.
“Namanya juga laki-laki.”
“Cuma bercanda.”
“Nanti juga ngerti sendiri.”
"Boys will be boys"
Tidak.
Karakter tidak tumbuh sendiri. Ia dibentuk. Dilatih. Ditegaskan.
Orang tua, perhatikan obrolan anak laki-lakimu. Kalau sudah mulai ada convo yang melecehkan: Tegur. Luruskan. Jangan ditertawakan atau dianggap enteng. Karena di situlah fondasi dibangun.
Terutama para bapak. Anak laki-laki belajar bukan dari teori, tapi dari contoh.
Bagaimana kamu bicara tentang perempuan. Bagaimana kamu memperlakukan pasanganmu. Bagaimana kamu menempatkan perempuan sebagai manusia, bukan objek. Semua itu direkam.
Dan akan mereka ulang.
Ketika seorang bapak menganggap mendidik anak laki-laki itu mudah, dia sedang memilih untuk menjerumuskan anak dengan tidak hadir secara penuh, tidak waspada, hingga di satu titik si anak bisa jadi pelaku ataupun korban.
Anak kemudian dibesarkan oleh algoritma, oleh teman, oleh budaya yang seringkali permisif terhadap pelecehan dan standar moral yang yang tidak sehat.
Kalau kita tidak serius mendidik anak laki-laki hari ini, jangan kaget dengan realitas besok. Karena pelaku tidak lahir tiba-tiba. Mereka dibentuk pelan-pelan, dari hal-hal yang selama ini dianggap “sepele.”
Just incase ada yang komen: "emang siapa yang bilang mendidik anak laki-laki itu mudah? Saya dididik dengan sangat keras"
Oh well, cara pandang itu sudah mengakar sejak lama di masyarakat.
🚨Setiap 1 Jam Kamu Duduk, Otakmu "Menyusut" 2%!
Studi ini dilakukan secara real-time oleh peneliti UCLA. Hasil pemindaian otak menunjukkan hasil yang sangat mengerikan buat kita yang hobi kerja di balik meja.
Setiap tambahan satu jam kamu duduk setiap hari, bagian otak bernama Medial Temporal Lobe (MTL) menipis sebesar 2%.
MTL adalah wilayah otak yang bertanggung jawab membentuk memori baru, navigasi spasial, dan konsolidasi pembelajaran.
Artinya? Orang yang duduk 10 jam sehari punya MTL 20% lebih tipis dibanding mereka yang duduk 5 jam. Perbedaan ini mirip dengan hasil scan otak pasien Alzheimer.
Bos Tramadol, diduga menyuruh 2 orang untuk menculik tim : Serigala Bekasi (Akun Instagram yang memerangi tramadol)
Kejadian di Dukuh Zamrud, korban dipukul lalu diikat dan diseret paksa masuk mobil pelaku.
Sumber : https://t.co/xVJFIkPypI
Dalam siaran langsung (live), nenek Israel bernama Yocheved Livschitz justru memuji betapa indahnya akhlak pejuang H4mas yang sebelumnya telah menyandera dirinya selama lebih dari 2 minggu.
Siaran live tidak bisa diedit dan dipotong-potong sesuai pesanan pemerintah Zionis, yang disampaikan tentu apa adanya. "Orang-orang itu ramah. Mereka menjaga tempatnya dengan sangat bersih. Dan [pejuang H4mas] sangat peduli terhadap mereka. Ada orang di sana yang mengurus semua kebutuhan. Kami bisa mengatakan itu sebagai penghargaan untuk mereka", kata sang nenek dalam bahasa Ibrani.
Putrinya, Sharone juga menerjemahkan dalam bahasa Inggris tentang apa yang dirasakan ibunya ketika disandera, "Mereka mengatakan bahwa mereka adalah Muslim dan mereka tidak akan melukai kami. Dan mereka memakan makanan yang sama dengan apa yang H4mas makan."
Pemerintah Zionis menghabiskan milyaran dolar untuk memoles citranya dan menjadikan pejuang H4mas sebagai sosok t3roris yang menyeramkan. Namun tentu pada akhirnya, kebaikan akan menemukan jalannya sendiri.
The death of SEO is near.
Google just released its new AI search engine, and it completely changes the SEO game.
Here's everything you need to know about it:
The sad truth is? Kondisi warga Palestina (dan kelompok minoritas lainnya) di Israel tahun ini bakal jauh lebih parah.
Kenapa?
Meet the new Israeli Minister of National Security, Itamar Ben-Gvir