Nasib nahas menimpa pasangan lansia buta huruf asal Pekalongan, Jawa Tengah, Dayat (77) dan Darmi (63), yang kehilangan jatah Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) sejak awal tahun akibat data kependudukan mereka terindikasi judi online.
Ironisnya, pasutri yang tergolong kelompok sangat miskin (desil satu) itu bahkan tidak memiliki ponsel, melainkan menjadi korban penyalahgunaan identitas KTP oleh pihak tak bertanggung jawab hingga bantuan senilai Rp600.000 per tiga bulan yang menopang hidup mereka terpaksa terhenti.
Simak berita selengkapnya di https://t.co/12KzHzegth, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #Bansos #JudiOnline #Pekalongan #Viral #Lansia #Pasutri #KTP #Judol
Help RT - WTS want to sell
Komik Manga
~Demon Slayer vol 1-8
~Jujutsu Kaisen vol 1-5
💵20k/each, Take All lebih murah🤩
Langsung wa aja ya😉
📩 https://t.co/cCoDQOKekt
#zonajajan#zonauang#wtskomik#warunganime#wtsmanga
sebenernya ini 'gampang' aja diucapinnya:
ziggy zeaory-zabrizkie
ziggy zeircka-ellaeise-zabrizkie
ziggy zezsya-zeovienna-zabrizkie
ziggy zeordyga-excelcsa-zabrizkie
tapi penulisan dan the way they're put together itu yang wallahu'alam bisshawab 🙏🏻😇
Y'all, psikologku bilang aku membaik dan progress-ku terhitung cepet! 🥹
1. Sekarang aku makan buah setiap hari dan gak makan fast food setiap hari.
2. Sekarang aku maksain jalan seminggu minimal 3-4 kali.
3. Sekarang aku bisa ngendaliin emosi dengan cukup baik.
4. Sekarang aku udah tau cara berpikir dialektis.
5. Sekarang aku maksain interaksi sama orang irl even tho pengen membusuk di kasur sedemikian rupa.
6. Sekarang aku beresin kamar sampai kinclong tiap minggu.
7. Sekarang aku aware sama personal hygiene, mandi, dan banyak dandan.
8. Sekarang aku ngusahain mencintai diri sendiri.
9. Sekarang tiap kali mental breakdance, aku nyoba tenang sebelum berpikir logis.
10. Sekarang aku lebih menikmati hari.
Masih banyak hal yang harus aku pelajari dan latih buat kembali jadi aku versi yang dulu—atau bahkan lebih baik. Contohnya, ngurangin kebiasaan mengkritik otomatis dan berpikir pengen meninggal. Tapi sejauh ini, aku ternyata bisa ngelewatin segalanya.
Psikologku bilang, ini karena aku mau minta bantuan ketika aku ngerasa gak sanggup ngejalanin semuanya sendiri 🥹 Tapi beliau juga memperingatkan bahwa mungkin ke depannya aku akan kembali ngerasain emosi kelam dan terhanyut, karena itulah hidup yang gak selamanya indah. Hanya aja, karena aku udah pernah ngelewatin hari ini, aku pasti bisa ngelewatin tantangan lain di masa yang akan datang.
Semoga.
Makasih, Ya Allah. Aku mau sembuh. Tolong sembuhin aku sampai bisa kembali berkilau. Bantu aku, ya?
dokumen CIA tentang usaha mereka menumpas PKI udah open for public ya teman teman, bahkan apa yang mereka lakukan diberi nama "Jakarta Method"
sudah saatnya kita mengetahui sejarah kita yang sebenarnya. lebih dari 1.000.000 orang dibunuh di tahun 1965-1966
Menemukan fakta bahwa penerima Anugrah Cerpen Kompas 2024 adalah seorang pedagang mie ayam. Sastra memang milik semua; siapapun bisa membaca, siapapun bisa menulis, jika mau dan berusaha.
Pameran lukisan tunggal karya Yos Suprapto bertajuk “Kebangkitan: Tanah Untuk Kedaulatan Pangan” di Galeri Nasional, Jakarta (19/12), batal dibuka. Pengunjung yang hadir di pembukaan pada 19 Desember 2024 malam dilarang melihat pameran yang telah dipersiapkan sejak setahun terakhir. Pintu pameran dikunci.
Menurut Yos, kurator yang ditunjuk Galeri Nasional, Suwarno Wisetrotomo, meminta lima, di antara 30 lukisan, diturunkan. Tapi Yos menolak.
Lima lukisan itu berkaitan dengan sosok yang pernah sangat populer di masyarakat Indonesia.
“Saya rasa itu ekspresi kurator yang takut secara berlebihan,” kata Eros Djarot, yang membuka acara.
Para pengunjung yang sudah siap untuk menikmati lukisan karya Yos Suprapto akhirnya kecewa. Pihak Galeri Nasional mengunci ruang paneran. Pintu utama digrendel. Lampu digelapkan.
“Ini adalah pembredelan pameran seni rupa pertama di era Prabowo Subianto,” ujar Oscar Motulloh, fotografer professional yang juga pengamat seni.
Menurut Yos, jika kelima lukisan tersebut diturunkan, maka ia akan membatalkan pameran secara keseluruhan dan membawa pulang seluruh lukisan pulang ke Yogya.
“Saya tidak mau lagi berurusan dengan Galeri Nasional dan Kementerian Kebudayaan,” kata Yos.