privilege terbesar tuh kayanya bukan warisan, tapi punya orang tua yang ga mewajibkan bulanan, ga mengharuskan bayar hutangnya, ga jadiin anaknya dana darurat, tapi malah selalu bisa bantu anaknya.
gw ngetweet gamau kerja bukan berarti gw beneran gamau kerja. besok juga bakal bangun subuh, siap2, terus berangkat kerja... emg napa sih orang ngeluh doang diseriusin, daripada autoimun nanti 🙏
Men don't understand... being a "provider" isn't all about money. It's about providing the EMOTIONAL SECURITY that allows a woman to rest in her FEMININE ENERGY. Money is the icing, not the cake
temen yang beneran “TEMEN” tuh bukan yg ngedukung semua yg lo lakuin tapi juga yg bisa NEGUR kalo emg kelakuan lo tuh salah. temen yg nerima2 aja habit jelek lo = theyre not supporting your growth, they dont really care about u or just waiting for ur downfall
Aku pernah dengar dari seorang psikiater, kalau ada orang yang gampang kepikiran, memilih sendiri saat lagi tertekan, ingin semuanya sempurna tapi sering menunda-nunda, itu kadang berhubungan dengan luka batin dari masa kecil. Perasaan seperti pernah diabaikan, tidak diterima, atau kurang mendapat perhatian bisa terbawa sampai dewasa.