Pada akhirnya hidup bukan lagi tentang “if they want to, they would.”
Tapi lebih kepada “if God has written something for you, it will find its way to you.” at the right time, in the right way.
Karena apa yang memang Tuhan takdirkan untukmu tidak akan pernah benar-benar melewatimu. dan yang bukan untukmu, sekuat apa pun kamu mencoba menggenggamnya, it will never truly stay.
makin kesini makin sadar kalo kerja itu cuma bagian kecil dari hidup.
maksudnya whatever happens in work, just let it stay at the office/work space esp. stress/pressure nya yg kadang kebawa sampe rumah: entah itu jadi ngga bisa stay present sama keluarga atau malah jadi marah-marah??
gw paham dan bisa relate. tapi gw selalu ingetin ke diri sendiri jg soal "you are replacable at work, but not at home"
ternyata negara ini MAMPU loh ya ngasih tunjangan sarana prasarana layak ke satu aspek kalau ada POLITICAL WILLnya.
bayangin betapa makmurnya guru-guru kita di pedalaman. bayangin akan betapa majunya pendidikan dan sdm kita kalau fasilitasnya jor-joran gini.
what a dream. 🤤
mumpung rame, kalian pasti tau produk ini. tau gak ini sempet beredar di supa (supermarket) jepang.
andalan kita pekerja indonesia disini.
sayangnya sekarang udah ditarik dari pasaran.
kok bisa???
karena suatu kesalahan yang menurut kita kecil, tapi bagi jepang itu fatal.
bukan karena haram, bukan karena bahan berbahaya, lah terus apa dong?
karena label alergi tidak dicantumkan dengan jelas di kemasan "mie gelas"
di jepang, hal seperti ini dianggap serius.
di banyak negara asia, informasi alergi kadang dianggap hal kecil. tapi di jepang, itu masuk kategori food safety yang bisa berdampak langsung ke kesehatan konsumen.
kenapa penting?
karena bagi orang yang memiliki alergi makanan, bahan seperti susu, telur, gandum, udang, atau kacang bisa memicu reaksi serius.
bahkan dalam kasus tertentu bisa menyebabkan anaphylaxis (reaksi alergi berat).
itulah kenapa produk makanan di jepang wajib mencantumkan informasi alergi secara jelas di label. karena bersangkutan dengan nyawa.
kalo produk tidak mencantumkan akibatnya apa?
jelas, tanpa ampun : diminta untuk memperbaiki label produk sebelum dijual lagi (aman), ditarik dari peredaran atau yang ekstrim dihentikan penjualannya secara permanen.
standar keamanan pangan di jepang tidak hanya soal bahan makanan, tapi juga transparansi informasi kepada konsumen.
dipict ke-2 dan ke-3 ini juga produk indonesia, kenapa masih aman beredar karena mereka mencantumkan label alergi (アルレギー).
hal yang mungkin dianggap sepele ditempat lain, disini bisa jadi skandal besar.
di jepang, label bukan sekedar formalitas berisi komposisi dan tanggal kadaluarsa, tapi itu bagian dari tanggung jawab terhadap konsumen.
epstein files malah semakin membuktikan kalo kita emg butuh ‘rules’ dalam hidup dan make sense kalo akhirat itu ada.
bayangin, org org sekeji itu, di dunia ini apakah akan dihukum? dengan segala power yg mereka punya? hampir mustahil.
dunia gaakan pernah adil. segala cara akan dilakukan oleh mereka utk bebas dari pengadilan manapun. hanya bisa diadili di hari dan alam dimana tidak ada satupun manusia yg bisa membela dirinya, ditelanjangi habis habisan, diadili seadil adilnya, semua anggota tubuh bersaksi, semua korban menuntut.
amit amit naudzubillah min dzalik
Hubungan itu PRIVATE bukan PRIVACY. Semua orang HARUS TAU kamu punya aku dan aku punya kamu. Tapi semua orang GAK PERLU TAU hubungan kita seperti apa dan masalah apa yg kita alami. Mereka HARUS TAU kalau kita happy dan bisa commitment layaknya orang pada umumnya.
Jangan cuma orang ini doang, pimpinan yg mecat @CommuterLine juga pecat! Pimpinan gak bisa back up anak buah. Tipe2 ada masalah apapun cuci tangan, anak buah yg ditumbalin. Manusia macem gini gak layak mimpin manusia lainnya.
🖕🏽🖕🏽🖕🏽🖕🏽🖕🏽🖕🏽🖕🏽🖕🏽🖕🏽🖕🏽