1 Juni 2026 (malam):
Dadan Hindayana tiba di Indonesia setelah mempercepat kepulangan haji.
2 Juni 2026 (sekitar 09.30 WIB):
Dadan mendampingi Presiden Prabowo meninjau SPPG di Palmerah, Jakarta Barat.
2 Juni 2026 (siang):
Prabowo memantau program Makan Bergizi Gratis di SMPN 111 Jakarta Barat.
2 Juni 2026 (malam):
Prabowo mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN; Nanik S. Deyang ditunjuk sebagai pengganti.
3 Juni 2026 (dini hari, sekitar 02.00 WIB):
Kejaksaan Agung menggeledah kantor BGN di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Linimasanya terlalu cepat, Gais.
Saya juga ga ada masalah sama Arsenal, Bang. Juara liga + masuk final UCL adalah prestasi yang bagus.
Kalau pun fansnya ada yang senggol-senggol ke mana-mana, ya ga masalah juga. Tapi waktu disenggol balik, jangan menjadi si paling tersakiti
Inter musim lalu lini pertahanannya memang lebih jelek dari Arsenal di final musim ini, tetapi secara permainan jauh lebih berani.
Belum lagi ngomongin pemain, jadi deh itu 5-0.
Perjalanan Como dari Bangkrut berkali-kali sampai dengan Lolos Champions League untuk pertama kalinya sudah jadi kisah Drama yang Cinematic!!
2004 Bangkrut
2005/06 SerieD
2007/08 Divisi 4
2009/10 Divisi 3
2014/15 SerieB
2015/16 Degradasi Lagi
2016/17 Bangkrut
2017/18 SerieD Lagi
2018/2019 Juara SerieD
2019 Dibeli Group Jarum Hartono Brothers
2020/21 Promosi ke SerieB
2023/24 Peringkat 2 SerieB Promosi ke SerieA
2024/25 Finish SerieA Peringkat 10
2025/26 Lolos Champions League
Kisah Yang Terlalu Dramatis COMO, Hartono Brothers, Cesc Fabregas.
What A Cinema!! 🙌
Guys ini cerita yang paling bikin gw mikir lama.
Samuel Rey karyawan biasa.
Bukan founder startup.
Bukan pengusaha.
Bukan anak orang kaya katanya
Tapi dia berhasil bebas finansial di umur 33 tahun.
Dan ini bukan keberuntungan. Ini ada prosesnya.
Gw ceritain dari awal.
Samuel sama istrinya dari awal nikah sudah terbiasa hidup hemat.
Bukan karena ideologi frugal living yang keren keren di internet.
Tapi karena memang harus.
Dua duanya generasi sandwich harus support orang tua di saat yang sama harus bangun hidup sendiri.
Nikah biayain sendiri.
Beli rumah nabung sendiri.
Tidak ada yang dibantu orang tua.
Dan dari situ justru terbentuk satu kebiasaan yang paling berharga mereka terbiasa hidup dalam budget.
Sampai di umur 30 setelah KPR hampir lunas mereka mulai kelihatan polanya.
Pengeluaran bulanan segini.
Kebutuhan hidup segini.
Dan dari situ mereka mulai hitung.
Pakai konsep yang namanya 4% rule.
Konsepnya simpel.
Kalau lo punya aset yang cukup besar dan lo hanya ambil 4% per tahun dari aset itu sisanya tetap tumbuh mengalahkan inflasi.
Lo tidak perlu kerja lagi untuk hidup.
Cara ngitungnya gampang.
Hitung pengeluaran tahunan lo.
Kali 25.
Itu angka target aset lo.
Kalau lo butuh 100 juta setahun untuk hidup berarti lo butuh aset 2,5 miliar yang bekerja untuk lo.
Samuel hitung angkanya di umur 30.
Dan targetnya tercapai di umur 33.
Dua tahun lebih cepat dari target karena konten YouTube yang mulai jalan di 2020 mempercepat prosesnya.
Tapi ini yang paling penting dari semua ceritanya.
Bukan YouTube yang bikin dia bebas.
Yang bikin dia bebas adalah 10 tahun kebiasaan sebelum YouTube ada.
Hidup dalam budget.
Nabung konsisten.
Tidak pernah menaikkan gaya hidup secepat kenaikan penghasilan.
YouTube hanya mempercepat.
Fondasinya sudah dibangun jauh sebelum itu.
Dan ini yang paling relate buat kita.
Kebanyakan orang Indonesia menunggu penghasilan besar dulu baru mulai nabung serius.
Menunggu situasi sempurna dulu baru mulai invest.
Menunggu tidak ada tanggungan dulu baru mulai mikirin masa depan.
Samuel tidak menunggu situasi sempurna.
Dia mulai dari situasi yang justru paling berat sandwich generation dan tetap konsisten.
Tapi ini yang juga jujur dari cerita Samuel.
Setelah bebas finansial dan resign dia malah bingung.
Karena ternyata kebebasan tanpa tujuan itu melelahkan dengan cara yang berbeda.
Tidak ada yang ngebook jadwal. Tidak ada KPI. Tidak ada yang nepuk pundak bilang kerja bagus.
Dan dia sadar satu hal yang tidak pernah diajarkan di semua konten financial freedom manapun.
Pensiun dari sesuatu itu gampang.
Tapi pensiun untuk sesuatu itu yang susah.
Lo harus tau mau ngapain setelah bebas.
Kalau tidak kebebasan itu justru jadi beban baru yang berbeda bentuknya.
Jadi kalau lo sekarang lagi di tengah proses lagi nabung.
Lagi berjuang.
Lagi ngerasa jauh banget dari angka itu.
Sambil jalan mulai pikirin juga mau ngapain setelah sampai.
Karena sampai di angkanya ternyata baru setengah perjalanan.
Salah satu penampilan terbaik Inter kala melakoni #DerbyDellaMadonnina
Atraktif, dominan, luar biasa
Komentator Arab gini jadi lebih seru kedengerannya 😂