“…mm?” Tidak mempercayai dirinya sendiri ‘tuk bersua, pijakan kakinya tiba - tiba saja terlihat jauh lebih menarik— apapun, asal bukan menatap @devilsatire yang terlihat menakutkan dari biasanya.
Walau lebih menakutkan lagi pembahasan yang akan terjadi.
@devilsatire 𝘼𝙮𝙖𝙝, 𝙩𝙤𝙡𝙤𝙣𝙜.
Mati - matian dia berusaha tak gemetar di hadapan sang tuan— nada halus yang selalu Vanze gunakan tiap kali bicara padanya, dan air wajah lembut itu saat ini telah sirna.
Ah. Lucian dalam masalah 𝘣𝘦𝘴𝘢𝘳.
ㅤ
ㅤ
"Keberadaan profesor memang bisa membuat beberapa orang gugup, saya memahami itu." Ia menganggukkan kepalanya. "Tapi apa kamu yakin kamu baik-baik saja?"
ㅤ
ㅤ
Mengikuti intruksi dari sang kepala asrama, napas— buang, berkali - kali. “Maaf, Madam…” tatap lantai saja, tidak berani menatap puan dihadapannya.
Apakah Madam akan memarahinya karna menghindari Vanze….? 💧
ㅤ
ㅤ
"Nak, hei." Kenapa dia panik? Apa ada sesuatu di wajahnya? "Bernafaslah. Ikuti Madam, 'ya. Tarik perlahan—" Ia menarik nafas melalui hidung. "Tahan sebentar..." Ia menahan nafas, lalu menghembuskannya. "Lalu keluarkan lewat mulut."
ㅤ
ㅤ
#ᴛʜʀᴏᴡᴅᴏᴡɴ:
Oh, Demi Merlin. Tim Madam Ziyue berisi para ladies cantik.
Baiklah kalau begitu, sudah waktunya menampilkan sosok sesungguhnya Karyawati SCDB itu.
(Terima kasih Inol karena sudah mengeditkan gambar yang pertama.)