Kenapa ya kantor pelayanan seperti bagian sim, skck, dukcapil, pajak, bpjs, samsat dll cuma buka di pagi sampe siang doang ?
Dikira paginya rakyat nganggur semua apa gimana ya ?
cc:threadm_rizzapratama
@KapudS640 Harusnya kantor pelayanan tuh ga boleh libur sabtu minggu atau hari libur nasional. Sekelas pemerintahan masa bikin sistem shift gabisa si? Kesel banget ngurus dokumen harus cuti trs dilempar² sana sini sampe harus bolos besoknya karna ga bisa selesai di hari yg sama
Ibu penjual nasi uduk yg meninggal saat antri LPG 3kg berhasil membawa 2 tabung gas melon setelah berjam2 ikut mengantri
Doa kami dari pengguna Tabung Gas LPG Berbagai Ukuran
Semoga Amal Ibadahnya diterima Oleh Tuhan YME & dosanya ditanggung oleh Bahlil,Amiin 🤲
Lho, ada alasannya, nder. Pertanyaan kaya gitu tuh bukan cuma iseng atau main-main, tapi buat ngeliat mindset dan cara kamu ngeliat dirimu sendiri di ekosistem kerja itu kayak gimana.
Ikan besar di kolam kecil tuh maksudnya kamu mau jadi yang paling unggul di lingkungan yang mungkin terbatas, di mana kompetisinya rendah, tapi mungkin juga pertumbuhan terbatas. Nah kalo ikan kecil di kolam besar, ya maksudnya kamu tuh sadar kalo kamu bakalan bersaing sama yang lebih hebat, mungkin keliatan lebih “kecil”, tapi ya kamu ada di ekosistem yang menantang dan bisa berkembang lebih jauh. Sebenernya arah jawabannya tuh bukan cuma soal ambisi kok, tapi lebih ke soal kesadaran diri dan strategi hidupmu.
Kalo kamu pernah denger ada yang namanya hukum ikan koi, di mana ikan koi yang dipelihara di akuarium itu paling cuma tumbuh belasan cm, sedangkan kalo dipelihara di kolam itu dia bisa tumbuh puluhan cm, dan kalo di danau bisa lebih dari 1 meter. Ya berarti maksudnya, lingkungan itu yang ngebentuk pertumbuhanmu. Kalo kamu mau nyaman jadi juara di lingkungan kecil, ya monggo, itu pilihanmu, tapi jangan kaget kalo pertumbuhanmu bakalan mentok. Tapi kalo kamu berani masuk ke arena yang lebih gede, awalnya emang pasti berat, tapi potensi berkembangnya pun jauh lebih besar.
Terus ada gak jawaban terbaiknya? Ya sebenernya gak ada jawaban salah atau bener kok, yang penting tuh dalam ngejawab pertanyaan itu kamu ngerti konsekuensinya. Kalo HRD interview kamu dan tanya kayak gitu, biasanya mereka mau ngeliat kesadaranmu atas pilihan itu.
• Kalo kamu jawab, “Saya lebih suka jadi ikan kecil di kolam besar karena saya mau belajar dari yang terbaik dan berkembang lebih cepat.” → Jawaban ini oke, karena ya jawaban ini mencerminkan kalo dia sadar dengan growth mindset.
• Kalo kamu jawab, “Saya lebih suka jadi ikan besar di kolam kecil supaya saya bisa punya pengaruh besar dan membimbing yang lain.” → Ini pun gak salah, karena jawaban ini bisa dianggep jadi leadership material, asal gak sekadar mau nyamannya aja.
• Nah kalo kamu jawab, “Maaf saya gak tau, yang penting saya kerja aja.” → Ini baru jawaban red flag. Ya kalo kamu jawabn gini artinya kamu gak ngerti konsep besar di balik pilihan hidupmu.
Jadi kalo kamu kaget ditanya begitu, bisa jadi sign kalo kamu mungkin belum banyak mikir soal visi dan cara kamu menempatkan diri di dalam dunia kerja yang mana itu dunia profesional. Ya gapapa sih, tapi mulai sekarang baiknya wake up 🙏🏻
Statement @prabowo ini sesat pikir, banyak pihak (termasuk saya) mengkritisi program makan bergizi bukan berarti tidak setuju, namun lebih mengedepankan realistis.
Budget untuk program ini sangat besar, sedangkan sumber daya untuk mewujudkannya belum memadai. Akhirnya? Anda lawatan ke negara lain meminta belas kasihan, agar dibantu dalam mensukseskan program ini.
Apa gunanya program makan bergizi jika beras masih impor? Ikan masih dicuri oleh negara lain? Susu masih lekat dengan nepotisme? Bahkan, sayur mayur pun masih impor dari negara lain.
Program makan bergizi gratis ini tak ubahnya seperti bencana terhadap APBN, sedangkan guna memenuhi anggaran belanja, Anda memaksakan menaikkan pajak di tengah ekonomi yang sedang sulit.
Justru, seharusnya Anda berterima kasih kepada pihak-pihak yang ikut mengkritisi program ini, artinya kami masih peduli dengan keadaan negara, bukannya malah baper seolah kami semua memusuhi "impian" Anda.
Kalian yg usianya udah di atas 20+++ kalau gamau dan ga ada niat utk memperbaiki postur, 5–10 tahun lagi dari sekarang punggung kalian berisiko bungkuk kek gini
Belum tua udah bungkuk nanti dan tentu sangat ga enak dilihat + ganggu fungsi produktivitas 🥺
Semoga penjual minuman yg digoblok2in penceramah agama itu ditinggikan derajatnya oleh Allah. Beban di atas kepalanya mungkin tak bernila dibanding harga sendal si penceramah. Tapi ingat, dia sedang berjihad menafkahi keluarganya!
Sungguh Allah adalah seadil-adilnya penilai.