saya baru paham rasa sakit yg dirasain ketika orang yg kita sayang ‘di situ-situ aja’. saya ga pernah mau mendiskreditkan usaha mereka. jadi, rasa sakitnya bukan karena marah atau kecewa. tapi, karena sedih bahwa dia ga bisa merasakan rasa bahagia yg sama ketika mencapai sesuatu.
hari ini terpaksa balik solo karena engga berhenti resah soal deadline kerjaan yang numpuk. di kereta susah banget berhenti nangis karena masih kangen rumah. god, i hate to feel this.
Bernadya unveils tracklist for her sophomore album ‘Semoga Hanya di Mimpi’:
#1. Laut Yang Tenang
#2. Peluk Aku Sekarang (ft. Perunggu)
#3. Lawan Waktu dan Jarak
#4. Wanita Tak Punya Malu
#5. Kita Buat Menyenangkan
#6. Menyenangkan Mengenalmu
#7. Rabun Jauh
#8. Tolong Bilang Ini Mimpi
#9. Sebelum Jadi Panjang
#10. Belum Sempat Kenal
Authoritarian practices have accelerated in Indonesia under President Prabowo Subianto’s government.
Coordinated disinformation campaigns portray government critics as “foreign agents” are silencing dissent and fueling intimidation and violence ⬇️
https://t.co/HArwUI8BtA
terakhir riset & turun lapangan bulan februari lalu. penasaran di situasi kayak gini masyarakat bakal bilang apa? takut kalau ternyata, sama kayak pemilu kemarin, sebenarnya kekhawatiran ini milik segelintir orang aja & mereka masih percaya omong kosong.
Berarti bener, presiden kita sengaja dipaparin informasi yg asal bapak senang aja sama sirkelnya. Akhirnya dia tinggal di echo chamber-nya sendiri yg jadinya buta dan gak tau realita di masyarakat kayak gimana.
Dia taunya Indonesia baik-baik aja, kenaikan dollar gak berpengaruh apa-apa, harga kebutuhan pokok dianggap masih aman, lapangan kerja tersedia, dan kritik masyarakat dianggap sekadar noise media sosial.