Akun Twitter resmi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Twit dari Sugiri Sancoko ditandai *SS* . Ngrumangsani wong cilik, panggah ngabekti marang wong cilik.
Wes wayahe podo bali ngrasakke gegap gempitane Grebeg Suro ning Ponorogo! 🌕
Ayo melu ngeramekno Festival Reog, Kirab Pusaka, nganti Larungan neng Telaga Ngebel. Siji-sijine pengalaman sing ora iso dilalekke!
📍Ponorogo, 17–26 Juni 2025
#GrebegSuro2025#Ponorogohebat#Reyogpedia
🎭 Transformasi Panggung Grebeg Suro Ponorogo 2010–2024 🎭
Dari tahun ke tahun, desain panggung utama Festival Nasional Reog Ponorogo di momen Grebeg Suro selalu hadir dengan nuansa yang istimewa dan mencerminkan kekayaan budaya lokal ✨
Punya brand lokal atau usaha kreatif? Saatnya tampil dan berkembang bersama!
Bergabunglah di Ponorogo Creative Festival Vol. 4 dan jadi bagian dari festival seni budaya terbesar tahun ini!
Wes suwé ngadeg, tapi ora nate muni.
Patung-patung iki nyimpen crita saka taun 1994.
Wektu kuwi, ana papat seniman enom teka nang kutha Reyog nggawa impen.
Nganggo tangan lan atiné, mbentuk Singo seng gagah, Jathil seng perkasa, nganti Dewi Songgolangit seng ayu.
‘’Sistem parkir berlangganan tidak hanya akan mendongkrak pendapatan daerah, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan para juru parkir,’’ yakin Wahyudi.
Selengkapnya: https://t.co/dQ4LPpQFzN
#ponorogoHEBAT#ponorogokab#rpjmd#asn#perhubungan#parkir
‘’Setelah libur panjang, mari bekerja lagi dengan semangat karena hidup kita memang ditakdirkan untuk mengabdi kepada negara sebagai pelayan masyarakat,’’ kata Kang Giri.
Selengkapnya: https://t.co/4d3NONCm9N
#ponorogoHEBAT#ponorogokab#apel#halalbihalal
@sugirisancoko26
Terima kasih pak Bupati yg sudah merespon usulan Masarakat dgn cepat.
Semoga jembatan tempuran bisa segera dilebarkan.
Sehat Sehat selalu pak Bupati.
Sugiri Sancoko - Lisdyarita untuk kembali Membesamai Panjenengan 2025 -2030 Mhn Doa, bimbingan dan arahah agar kita dapat mewujudkan impian masyarakat Ponorogo Hebat dan Bermartabat, Sembahnuwun Prennnn...
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
(2/2)
Assalamualaikum wr. wb., Alhamdulillah.. maturnuwun kagem para kiai, para alim ulama, parpol pengusul dan pendukung, tim kemenangan, sedulur relawan semua dan tentunya seluruh masyarakat Ponorogo yang dengan keikhlasan hati memberikan kepercayaan kepada kami, (1/2)
Halo event lovers! Ini dia YANG DITUNGGU-TUNGGU! 🎉
Kalender Event Kabupaten Ponorogo tahun 2025💗
Dari event budaya, musik, seni, kuliner dan olahraga siap menemani kita ditahun 2025. 💥
Geser ke kiri buat cek daftar seluruh event-nya ya. 👈
@ponorogokab@ponorogo.tourism @kominfoponorogo@sugirisancoko26
#ponorogo #ponorogohebat #jatim #jawatimur #ponorogotourism #eventponorogo #eventjawatimur #visiteastjava
Reposted from @eventjawatimur
Halo event lovers! Ini dia YANG DITUNGGU-TUNGGU! 🎉
Kalender Event Kabupaten Ponorogo tahun 2025💗
Dari event budaya, musik, seni, kuliner dan olahraga siap menemani kita ditahun 2025. 💥
Geser ke kiri buat cek daftar seluruh event-nya ya. 👈
@ponorogokab@ponorogo.tourism @kominfoponorogo@sugirisancoko26
#ponorogo #ponorogohebat #jatim #jawatimur #ponorogotourism #eventponorogo #eventjawatimur #visiteastjava
Reposted from @eventjawatimur
“Akhirnya disepakati pembenahan drainase sisi timur Jalan Letjend Suprapto. Kami juga akan membangun drainase baru sepanjang 200 meter di sisi barat jalan,” kata Kang Bupati.
Selengkapnya: https://t.co/g05OgVk7dZ
#ponorogoHEBAT#ponorogokab#banjir#bencana#sungai
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi Astacita menjadi landasan upaya penguatan keselarasan antara manusia, budaya, dan alam. Indonesia juga menyampaikan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam pencalonan anggota Komite Antar Pemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Takbenda di UNESCO untuk periode 2026–2030.
Dalam sidang ini, Indonesia mengusulkan tiga warisan budaya Indonesia yaitu: Reog Ponorogo (kategori Urgent Safeguarding List) yang akan disidangkan tanggal 3 Desember 2024; Kebaya (Nominasi Multinasional kategori Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity), yang akan disidangkan tanggal 4 Desember 2024; dan Kolintang (kategori Extension Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity) yang akan disidangkan tanggal 5 Desember 2024.
Sidang ini diharapkan menjadi momentum untuk memprioritaskan pelindungan warisan budaya takbenda dalam agenda nasional dan internasional.
Pada sidang sesi ke-19 yang dilaksanakan di Paraguay (3/12), UNESCO menginskripsi Pertunjukan Seni Reog Ponorogo (Reog Ponorogo Performing Art) sebagai Daftar Warisan Budaya status Butuh Pelindungan Mendesak (List of Intangible Cultural Heritage in Need of Urgent Safeguarding).