Bayangin skenario paling absurd:
Jaksa ditangkap polisi.
Polisi ditangkap jaksa.
Rumah jaksa dijaga tentara.
Terus tentara ditangkep jaksa lagi.
Brankas 2 meternya cuma diem di pojokan, nonton semua drama ini sambil ketawa dalam hati 😂
Seru nih negara kita
Salah satu prajurit TNI merampas telepon genggam wartawan Tempo dan memaksa penghapusan foto-foto personel TNI yang berjaga saat peliputan di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, 9 Juli 2026.
denny sumargo minta publik kawal kasus santri dib4k4r di lombok:
- kasus: 1 santri tewas, 2 luka b4k4r berat di ponpes lombok tengah
- denny undang 2 korb4n ke podcast,
- tapi dicegat polisi di bandara
- alasan: korban masih dirawat & kasus masih diproses hukum
- kejadian desember 2025, laporan polisi baru juni 2026
- denny minta masyarakat kawal kasus & desak keterbukaan proses hukum
900 petani Jember dikasih tau:
"kasih KTP, KK, akta nikah, buat urus bansos."
Dikasih Rp200-250 ribu sebagai "terima kasih."
Yang kejadian: identitas mereka dipakai buat ngajuin KUR Mikro ATAS NAMA MEREKA.
Begitu cair, buku tabungan dan ATM langsung diambil alih si "petugas".
PIN-nya diseragamin semua biar gampang dikuras bareng-bareng.
Petani-petani ini sekarang tercatat py utang KUR ke bank, padahal duitnya enggak pernah mereka pegang sepeser pun.
Yang bikin ini bukan penipu jalanan biasa: ini melibatkan Pemimpin Cabang BNI Jember sendiri (inisial MFH), yang tau kreditnya bodong, tau syaratnya enggak kepenuhi, tapi tetep merintahkan "proses aja" , biar performa kredit cabangnya keliatan sehat di mata kantor pusat.
Bank yang katanya (kutip taglinenya sendiri) "melayani negeri", pucuk cabangnya malah nyulap 900 identitas rakyat kecil jadi alat nutupin data kredit macet biar dianggap berprestasi.
Kerugian negara: Rp41,4 miliar (audit BPKP).
Tersangka sekarang 4 orang.
MFH sendiri malah lagi jalanin pidana lain di Lapas Jember , jadi kasus KUR fiktif ini jalan paralel sambil dia di penjara buat kasus lain.
Bansos dijanjiin, KTP diminjem, utang ditanggung petani, duit dikorupsi orang dalam bank negara.
Ini bukan kredit macet biasa , ini korupsi berjamaah yang korbannya sengaja dipilih dari orang yang paling enggak punya daya buat ngelawan.
IRONI....
Masyarakat ajak APH Grebek peredaran Narkoba, tapi APHnya terkesan ogah-ogahan dan , akhirnya mereka inisiatif mengObrak-Abrik sendiri Lapak Bandar Narkoba.
📍Berastagi, Karo Sumut
Angkringan buka 24 jam harus bayar pajak ke pemda 12 juta/bulan.
Rinciannya:
Omset jual belinya 4 juta/ hari.
4 juta x 30 hari = 120 juta.
Pajak 10 %.
10% dari 120 juta = 12 juta.
Kurang bangsat apa coba?
Taufik Hidayat jilid dua!!! Bedanya, yang ini pelakunya polisi.
Bayangin, istri sendiri disiram air keras, dicekokin sabu bahkan dipaksa memproduksi narkoba. Engga berhenti di situ, korban juga alami kekerasan baik fisik dan seksual.
Penderitaan ini dialami korban dari 2023. Pelakunya AKP N, polisi aktif Resor Tegal.
Bibir digunting, mata buta, hingga cacat permanen setelah disekap 3 tahun,
Komnas Perempuan: “Kasus penyekapan Yuvita belum masuk kategori penyiksaan..”
Prabowo said, "Hanya di Indonesia, Tentara di Sawah, dan Polisi urus pertanian."
Then tiba2.. ada berita:
TNI mencuri 16 ekor sapi milik janda bernama Boru Naga di Desa Sei Siarti, Kab. Labuhan Batu.
Tebak, kira2 Tentara di negara apa nih yang maling sapi?
#IndonesiaGelap
25 orang TNI bersenjata mencuri ternak warga.. apa ini yg disebut kompi peternakan??
Serusak itukah mental para tentara kita?
Ga kaget sih klo liat yg atas² juga gitu, beda sasaran aja..