Anggaran untuk latsarmil per peserta Rp 30 juta, + latihan manajerial koperasi Rp 15 juta. Mahalan latihan tentara2an? Karena dikasi seragam full dari atas sampai bawah. Ransel. Dll. Yang dapat proyek pengadaan siapa? Jatuhnya semangat proyek🤷♀️
https://t.co/D71SGEzcii
pendapat bapak ini soal prabowo sejauh 2 tahun ini:
- presiden paling aneh yang pernah ada
- Cara respon kritik aneh yang kritik langsung dicap antek asing, antek oligarki, antek china
- Kalau enggak berani berantas korupsi dua kemungkinan: takut atau bagian dari korupsi
- Alasan sibuk lawan oligarki = logikanya aneh mana buktinya? Siapa oligark yang dipenjara?
- undervoicing soal ekspor tapi sampe detik ini tidak ada 9 naga yang ditangkap atau ditahan
- pernah ngasih data perusahaan yang kelabui ekpors tapi gk pernah di kasusin padahal udah jelas pemiliknya itu 4 naga
- Mau mahasiswa diam? Gampang perbaiki saja. Berantas korupsi, turunkan harga, jangan drama. Sesederhana itu
- Negara ini kleptokrasi isinya para maling dan Prabowo belum tunjukkan bukti nyata mau berubah
- curiga prabowo juga bagian dari para maling
Mahasiswa UBK terima Rp 20 juta dari oknum polisi → demo dipindah → ketemu Wapres Gibran di Istana.
Respons Fraksi Gerindra DPR?
"Saya yakin tidak ada sangkut pautnya dengan Mas Gibran."
Pak , nggak ada yang nuduh Mas Gibran.
Yang jadi pertanyaan publik itu sederhana:
Kok bisa mahasiswa yang belakangan ketahuan menerima uang untuk geser lokasi demo , justru yang paling gampang masuk Istana Wapres dan duduk diskusi di sana?
Sementara mahasiswa yang demo murni, tanpa amplop, tanpa negosiasi lokasi , berdiri di luar pagar.
Bambang juga bilang:
"Jangan sampai ada isu yang memecah belah Presiden dan Wapres."
Pak ,rakyat nggak sedang ngurusin hubungan Prabowo-Gibran.
Rakyat lagi ngurusin kenapa pintu Istana lebih mudah terbuka untuk demo yang sudah dikondisikan daripada untuk suara yang datang dengan tangan kosong.
Itu bukan isu perpecahan.
Itu pertanyaan tentang siapa yang sebenarnya didengar di sana.
Ada satu masa saya menjalani ritual memutar video Yt ngaji filsafat pak Faiz menjelang tidur. Ada yang sama?
Saya mungkin kurang peduli dengan apa materinya, yang jelas suara empuknya membuat saya seperti didongengi oleh seseorang yang sangat dekat, dg sepenuh rasa sayang.
Ya benar, di tangan pak Faiz, filsafat menjelma dongeng pengantar tidur yang pas.
Hingga setengah sadar saya bisa membayangkan Nietzsche berbagi anggur dengan Rumi, atau Hypatia bermain pedang dengan Tsun Zu, atau Sostrokartono berjualan teh botol, atau terserahlah.
Mendengarnya, filsafat jadi tidak terasa berat. Mungkin karena ya saya mendengar dongeng, bukan berfilsafat. Lagipula, buat apa menjelang tidur harus berfilsafat di tengah hidup yang berat?
Maka, mendengar suara pak Faiz seperti seperti mengajak berjalan menyusuri lorong2 gelap pikiran saya. Mengajak saya mencebur telaga setelah jiwa saya berdebu seharian. Lalu menemani kembali memasuki goa ketidaksadaran. Dan esoknya, saya bangun sudah dalam kondisi segar kembali.
Kini, sesekali saya mendengarkannya lagi, terutama di malam2 paling membuat saya tertekan, atau sangat gelisah susah tidur. Biasalah, kegelisahan khas WNI.
Bedanya, kali ini tak mesti berhasil membuat saya tidur lelap seperti dulu. Mungkin saya butuh bukan sekedar dongeng yang menenangkan.
Mungkin saja saya disuruh benar2 bertapa ke goa, laiknya Nabi dulu di goa Hira. Atau, mungkin ke alam bebas, melihat langit luas dengan hamparan peta angkasa.
Ya mungkin saja. Atau mungkin ketemu pak Faiz saja, sowan ke rumahnya, lalu menyeruput kopinya.
Ada yang mau kesana juga?
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Oke, anggap gue terima argumen kamu sepenuhnya.
Kemenkeu sudah TOLAK.
Tapi Rp1T+ tetap cair di Maret 2026. Tanpa sepengetahuan Menteri.
Pertanyaannya cuma satu:
Kalau proposal sudah resmi diveto, lalu oknum internal bisa meloloskan 1T+ diam-diam sampai Menterinya sendiri tidak tahu, Itu bukan bukti Purbaya bersih.
Itu bukti sistem pengawasan internal Kemenkeu tidak berfungsi.
Dan Kemenkeu itu kementerian apa?
Kementerian yang tugasnya mengawasi anggaran seluruh Indonesia.
Satpam negaranya kecolongan di kandang sendiri.
🤷♂️