🇮🇩 JUST IN: Bloomberg reported that the Chief Investment Officer of Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, indirectly owns 27.5% stake in Supra Sekuritas (SS), which is recently sanctioned by OJK in relation to stock-market manipulation case.
Based on data from Stockbit, Supra Sekuritas top net buy this year in all market are $DSSA, $CUAN and $BUMI.
"Mendadak tiba di Jakarta"
"mengirimkan permohonan bertemu dengan Kepala Negara"
Pertemuan tertutup, tapi malah difoto dari belakang.
Fotonya dipilih dari yang menunjukkan posisi tangan Menlu Singapura yang terkesan under control dan posisi Prabs yang menunjukkan otoritas.
Well, another public relations stunt, nothing more.
Kalo dipikir-pikir Prbw gokil juga ya. Dia satu-satunya orang yang 3x gagal jadi presiden dan 1x jadi presiden gagal.
Prbw dan gagal adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.
That moment when Malaysian Minister has to talk in Javanese and Singaporean Minister has to talk in Malay just for the message go through Indonesian Ministers thick skulls.
Kalau supir angkot sudah sampai nekat menerobos barikade aparat, sudah ndak peduli dampak bagi mereka, maka ini tanda2 bahwa lapisan bawah sudah sangat terdampak kebijakan buruk pemerintah.
Baiknya pemerintah segara insaf, evaluasi kebijakan, dengar aspirasi rakyat
Alkisah Presiden Suharto bertemu dengan Perdana Menteri Lee Kwan Yew.
Soeharto bertanya kepada Lee Kuan Yew kenapa Singapore bisa jauh lebih maju dari Indonesia. Maka Lee Kuan Yew memanggil Goh Chok Tong yang saat itu menjadi wakilnya, lalu ia bertanya: “Mr Goh, siapa itu anaknya bapakmu, anaknya ibumu, tapi bukan saudaramu?”
Goh tersenyum, lalu menjawab: “Tentu saja saya sendiri.” Dan Lee menyimpulkan: “Kami bisa maju karena kami memilih orang-orang pintar jadi pengelola negara.”
Soeharto pun pulang. Tapi ia penasaran: apakah ia telah memilih orang pintar jadi pengelola negara. Maka ia memanggil menteri kesayangannya, Harmoko. “Pak Harmoko. Ada yang ingin saya sampaiken. Pak Harmoko coba menjawab, siapakah anak daripada bapakmu, anak daripada ibumu, tapi bukan saudara daripada kamu.”
Harmoko cepat menjawab, “Mohon petunjuk untuk tindak lanjutnya, Pak.” Soeharto agak kesal, tapi ia masih menyimpan harapan. “Coba Pak Harmoko mencari jawabannya ke menteri-menteri lain.”
Maka Harmoko undur diri.
Setelah tak memperoleh jawaban dari Soedharmono, Akbar Tanjung, dll; akhirnya Harmoko menemui Habibie. Habibie tertawa saja. “Pak Harmoko, jawabannya adalah saya sendiri!” Harmoko langsung cerah. Tak lama ia mohon menghadap Presiden Soeharto.
Soeharto menyambut dengan senyum permanennya. “Sudah ada jawaban, Pak Harmoko?” Harmoko tak sabar menjawab dengan ceria, “Sesudah saya gali informasi dari berbagai pihak, ternyata jawabannya adalah: Pak Habibie!”
Soeharto mengernyitkan kening. Tapi ia tak ingin mengecewakan bawahannya yang setia itu. “Bagus Pak Harmoko. Itu merupaken upaya yang baik. Jawabannya juga sebenarnya mendekati benar. Tapi sayang memang belum 100% benar.”
Harmoko agak kecewa. “Jadi jawabannya apa, Bapak Presiden yang Kami Banggakan?”
“Adapun jawabannya,” pungkas Soeharto, “Adalah Goh Chok Tong.”
#IDNWatch 🇮🇩: Today, hundreds of students gathered in central Jakarta to protest government policies and corruption.
CORRUPTION CONTINUES TO FRONT AND CENTER IN INDONESIA.
with my current platform, allow me tell you about what's happening in Indonesia.
today, massive student-led protests are taking place against the incompetent and self-serving regime.
one of the most pressing issues being raised is the BURNING DOWN of our forests and lands, which has been happening for months. you might have heard about the fires in Kalimantan/Borneo, as neighboring countries also suffer from the haze, but they're happening across other islands too; Sumatra, Papua, Sulawesi, Maluku, and even multiple mountains in Java. beyond the loss of people's homes, clean air, and clean water, we're watching our native wildlife and irreplaceable biodiversity along with centuries-old traditional sites disappear before our eyes.
yet the government has been UNWILLING to take meaningful action. instead, our public servants have been trying to silence our voices online, turning down foreign aid, and waging psywar against other countries, all without even acknowledging the severity of the situation.
budgets for disaster relief, education, and healthcare have been reallocated to the Free Meal Program, the president's flagship campaign promise, which ironically has reportedly poisoned ~40,000 children in less than 2 years, with no one being held accountable.
today, in jakarta alone 14,000 police and military personnel were deployed to confront demonstrators. This is the reality of the repressive, anti-criticism government the Indonesian people are currently facing.
and you know what? WATER CANNONS were prepared. water cannons that have never been used to fight the fires are now being aimed at the people.
today is the Youth Pledge Day, when indonesian youth pledged to fight for freedom 98 years ago.
may this freedom find us again.
Long live resistance.
Singapore negara kecil, tapi harus gw akui nyali & diplomasi pemerintah mereka segunung. Disclaimer dulu yaa gw bukan ingin memihak Singapore tetapi gw cuman ngomongin faktanya
Ini bukan Drachin.
7 CEO perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap kabut asap kebakaran hutan di Indonesia dipanggil serentak oleh pemerintah Singapura. Mereka asalnya lintas negara: Indonesia-Malaysia-Singapore.
Singapura bilang bencana asap sudah parah sekali, dan mereka akan menginvestigasi operasional setiap perusahaan tsb. Yang bersalah, akan dihukum.
Not gonna happen in my country 😭😭😭
More than 1,000 students and activists protested against Indonesian President Prabowo Subianto in central Jakarta on Wednesday, criticizing his handling of devastating forest fires and government spending priorities https://t.co/HtKwWZ5css