Sebagai musisi, saya iri, tidak pernah bisa membuat karya seindah Tulus. Tapi sebagai pendengar, saya bahagia. Setiap karya Tulus memang patut dirayakan 🫶🏻
🥁 TAKBIR IDULFITRI (MUHAMMADIYAH) 🥁
Allahu Akbar Allahu Akbar
Takbir kemenangan telah dikumandangkan🤩
Mari kita sambut dengan penuh suka cita dan kesyukuran✨ Yuk putar dan bagikan video takbiran ini sebanyak-banyaknya😍
➡️ https://t.co/xlNznS4LQp
#Muhammadiyah
Al-Quran itu memiliki pendalaman makna yang berlapis-lapis.
Syariat, Tarekat, Hakikat dan Makrifat.
Kita ambil Contoh soal sedekah:
* Syariat : Memberi karena itu perintah, dan mengharapkan balasan. Qs. 2:261
* Tarekat : Memberi karena latihan untuk tdk cinta dunia. Qs.3:92
berita wafatnya Prof Naquib Al Attas ini bener bener pukulan berat buat kaum muslimin zaman ini…
salah satu ulama terbaik di dunia pemikiran islam kembali kepadaNya.
rahimahullah rahmatan waasi’ah🥀Allah lebih mencintainya
Satu per satu telah pergi. Al-Jilani, Hitu, dan kini al-Attas. Belum lagi para ulama lain yang wafat di tengah konflik Timur Tengah, terutama di Syria dan Palestine.
Perlahan-lahan, gen Z memang akan sampai pada masanya untuk menjadi penerus. Namun pertanyaannya, apakah kualitas kami akan sebanding dengan mereka?
Di zaman ketika kepakaran tidak selalu dihargai sebagaimana mestinya, sementara angka popularitas sering kali menjadi ukuran utama. Di saat yang sama, banyak dari generasi kami juga tumbuh dalam realitas yang sangat materialistis, di mana pertimbangan ekonomi dan pencarian penghasilan sering kali lebih mendominasi daripada pengabdian panjang terhadap ilmu. Saya salah satunya.
Sekali lagi, akankah ilmu tetap dihormati di masa depan oleh generasi kami? Ataukah ia perlahan kalah oleh budaya popularitas dan orientasi materi?
Mari memantaskan diri bersama, agar bisa menjadi penerus yang lebih baik.
Nabi Musa nih mirip Gen Z karena rasa ingin tahunya yang tinggi dan logikanya yang kritis.
Musa ditanya sama kaumnya siapa yang paling pintar, beliau jawab: “Aku.” Langsung kena tegur Allah. Ternyata ada "suhu" di atas langit, yaitu Nabi Khidr. Akhirnya Musa gas buat cari ilmu ke pertemuan dua laut.
Bekal ikan goreng yang tiba-tiba hidup lagi dan nyemplung ke laut. Itulah titik GPS ketemu Nabi Khidr. Khidr sudah kasih peringatan awal: “Kamu nggak bakal kuat sabar bareng aku.” Musa jawab: "Santai, aku bakal sabar." Khidr kasih term and condition: "Jangan tanya apa pun sampai aku jelaskan."
Mulailah “Tiga Ujian Logika” Pertama Mereka naik perahu milik orang miskin yang baik hati. Tiba-tiba Khidr melubangi perahu itu.
Logika Musa: "Kenapa engkau merusaknya? Engkau ingin menenggelamkan penumpangnya?"
Rahasia Takdir: Di depan sana ada raja zalim yang merampas setiap perahu yang bagus. Dengan dibuat "cacat", perahu orang miskin itu selamat dari penyitaan.
Di sebuah desa, Khidr bertemu anak kecil dan langsung membunuhnya.
Logika Musa: "Mengapa engkau membunuh jiwa yang suci tanpa alasan yang benar? Ini perbuatan mungkar!"
Rahasia Takdir: Allah tahu anak ini nantinya akan tumbuh menjadi orang kafir yang sangat durhaka dan menyiksa kedua orang tuanya yang saleh. Allah ingin menggantikan anak itu dengan anak lain yang lebih baik.
Mereka sampai di suatu kaum yang pelit, yang menolak memberi mereka makan. Namun, Khidr justru sibuk memperbaiki tembok rumah yang hampir roboh di desa itu tanpa minta bayaran.
Logika Musa: "Kalau mau, engkau bisa minta upah supaya kita bisa makan!"
Rahasia Takdir: Di bawah tembok itu ada harta karun milik dua anak yatim. Ayah mereka adalah orang saleh. Jika tembok itu runtuh sekarang, harta itu akan dijarah orang desa yang pelit. Allah ingin harta itu tetap tersimpan sampai anak-anak itu dewasa.
Setelah peristiwa ketiga, Khidr berkata, "Inilah perpisahan antara aku dan kamu."
Jadi, perpisahan itu terjadi bukan karena Khidr jahat, tapi karena Nabi Musa sendiri yang bikin "kontrak" kalau dia bakal berhenti kalau nanya lagi.
Ibaratnya, Nabi Musa itu perwakilan kita semua yang pengen tahu "Kenapa sih hidup gue begini?". Padahal kalau kita sabar dikit, bakal ada happy ending atau alasan keren di baliknya.
"335 TRILIUN buat makan siang itu setara dengan:
🎓 3,3 JUTA anak kuliah GRATIS sampai lulus S1 (kampus terkemuka yaa)
🏥 670 RUMAH SAKIT baru standar internasional (bisa bikin lapangan kerja baru)
🏫 167 RIBU sekolah rusak diperbaiki total.
👩🏫 Gaji 5,5 JUTA guru honorer jadi 5 JUTA/bulan (kesejahteraan guru meningkat).
Kupikir2, Tuhannya org Islam goks jg—kayak the ultimate life coach. Ia protektif tapi penyayang, tegas tapi mendidik. Dan malah seneng kalau ada yg "needy"
SOP nya juga simple:
-Daily check-in 5x
-Rutin donasi
-Annual detox: 30days intermittent fasting
-Spiritual trip jika mampu
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir dengan gaya politik familiar, empatik, dan cepat tanggap.
Ia dibantu oleh videografer dan editor untuk menghasilkan konten yang emosional, viral, dan terkadang kontroversial.
Pencitraan semata, atau ada sesuatu yang lebih besar?