Setiap orang emang harus berubah dari waktu ke waktu, tandanya dia manusia berkembang. Ada perubahan fisik, pola pikir, mungkin juga asmara. Kalau orang berubah kamu anggap aneh, mungkin kamu cocoknya temanan sama batu atau tiang listrik.
aku tipe yg kalau udah hilang respect dengan seseorang yaudah ngejauh aja gitu, gabisa lagi pura pura baik atau bertopeng depan orang tsb, soalnya jangankan deket deket, denger atau liat hal hal tentang dia aja bawaannya udah males
Makin tambah umur, makin kompromi sama hidup. Apa-apa yang tadinya ditanggapi dengan keras kepala dan emosi, sekarang dihadapi dengan ya-udah-deh-ngalah-aja-lagi-malas-debat
Sesekali kau juga butuh teman bersedih, yang bersedia menerima lemah hatimu. Paham bahwa kau butuh bahu, mengerti ada masanya kau juga ingin mengeluh. Yang menguatkan dan sadar kau punya titik lemah yang harus dikuatkan.
Makin gede makin banyak kejadian yang akan melatih mental seseorang, yang mana nggak ada hubungannya sama ospek. Urusan cinta, urusan keluarga, urusan pekerjaan, urusan pertemanan, bahkan urusan diri sendiri.