@barcastuff_idn gak muluk², datengin aja Rodri, Laporte, sama strikernya kok prefer antara Lautaro atau Oyarzabal yak, harusnya sama Cucurella buat bek kiri tapi udah diambil Madrid
@utdfocusid bener, tapi gacornya De La Fuente itu sejatinya bukti sistem development pelatih level tertinggi di dunia. Beliau mengenal squadnya itu cuma satu variabel dari berbagai variabel lain yang didapet dari tempat development elit yg melahirkan Pep, Lucho, Iraiola, Xabi, Unai Emery
@ruangtaktik Fabian & Pedri, cheat code nya De La Fuente. Fabian unggul buat aliran bola yang lebih fluid dan cepat, cocok buat lawan yang tempo cepat dan pressing, Pedri dimasukin pas butuh control dominan ketika mau slow down tempo atau lawan lagi low block
@endlesstired_@utdfocusid Barca juga kurang soal ngejaga aset mereka buat masa depan, banyak pemain potensial La Masia yang lepas gitu aja tanpa klausul apapun, nanti pas gacor kalau mau mulangin harus bayar mahal kaya Olmo
@ruangtaktik tapi di era modern tiap negara punya jarak yang cukup jauh ya buat juara lagi kecuali brazil yg cuma 8 tahun atau terjeda 1 edisi. Argentina 36 tahun, Italy 24 tahun, Jerman 24 tahun, France 20 tahun, Spain 16 tahun, Inggris gatau kapan
@arsenalskitchen selain pemain, mereka juga punya development pelatih yang top tier. bahkan mulai invasif ke negara lain, Di Italia diinvasi Fabregas dan pemain² muda binaan akademi klub spanyol, di Inggris juga bakal banyak pelatih spanyol, sementara pelatih lokal Inggris hampir gaada
@EndyTanlain@ainurohman bener, gak seharusnya goat itu mental pecundang. Masa karena gabisa menang langsung bilang "it's not my dream", " just 6-7 games tournament", "Juara euro setara dengan pildun". Ronaldo is great, Ronaldo is the best from the bests, but not a greatest of all time
@LaMasia_idn all we need now Bernal bisa niru atau mendekati permainan Rodri buat melengkapi timnas spanyol. Sama² kena ACL, tapi permainan bertahan Rodri terlihat efektif dan solid tanpa gerakan yang berpotensi bikin kambuh cedera
@Kntjz@adam10_aja@BarcaBandidos tapi emang bener, Messi di Final itu kadang beda aja sama pas sepanjang turnamen, entah karena udah kelelahan, pressure, atau dijaga abis² an. dan pemain yang bisa "berbagi" pressure final itu ya Di Maria, sama Lautaro pas Copa"24, tapi dua pemain itu malah gak ada pas final skrg
@Legendaprancis@The_RedsIndo mending cut off aja generasi ini pasca Messi pensi, besar kepala semua anj. Mending generasi baru dipimpin Alvarez sama Lautaro
@Aditmoehammad18@mhmmdzikrii@deriharfin@idextratime gapapa sebenarnya, toh memang masih terafiliasi dengan satu tim di Barcelona. Bahkan pemain bola profesional pun pasti punya pemain favorit selain tim yang didukungnya/dibelanya